Masyarakat Sumut Deklarasikan Sumut Anti Pungli

287
rel
Dewan Penasehat JPKP Brigjen Victor Edison Simanjuntak (tengah) didampingi Ketua DPW JPKP Sumut Triyanto Sitepu, mahasiswa dari PMII dan sejumlah masyarakat Medan, mendekralasikan Sumut anti pungli di Taman Makam Pahlawan Medan.

M24.CO|MEDAN

Masyarakat Sumut yang tergabung dalam Jaringan Pendamping Kebijakan Pemerintah (JPKP), Jumat (28/10/2016), mendeklarasikan Sumut anti pungli di Taman Makam Pahlawan, Jalan Sisingamangaraja.

Hadir pada kesempatan itu Dewan Penasehat JPKP Brigjen Victor Edison Simanjuntak didampingi Ketua DPW JPKP SumutTriyanto Sitepu, mahasiswa dari PMII dan sejumlah masyarakat Medan.

Pada kesempatan yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-88, Victor menyerukan agar Sumut menolak praktik pungli yang sejauh ini melekat dengan Sumut.

“Sekarang ini kita masih dijajah perbuatan yg menyengsarakan rakyat, hak-hak kita diambil, melalui pungli dan korupsi. Pelayanan tergantung seberapa banyak kita memberikan,” ujar Victor, yang bakal mencalonkan diri jadi Gubernur Sumut itu.

Victor juga menegaskan agar masyarakat Sumut, menghilangkan stigma provinsi yang dikenal dengan prinsip “Sumut, semua urusan mesti uang tunai”. “Sekarang mari kita ubah stigma Sumut itu menjadi Sumut, ‘semua urusan mudah dan transparan’,” kata Victor.

Seperti diketahui, praktek pungli menjadi sorotan belakangan ini. Praktik ini masih kerap terjadi dalam instansi layanan publik. Menurut Victor, masyarakat berhak mendapatkan layanan yang prima karena karena mereka sudah membayar untuk itu. “Sudah saatnya Sumut merasakan layanan yang mudah, murah, bersih dan transparan. Ke depan Sumut harus seperti itu, jangan lagi ada stigma Sumut, semua urusan mesti uang tunai,” jelas Victor.

Menurut Victor, Sumut merupakan provinsi yang saat ini menjadi pusat perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena korupsi. “Ini ada apa? Ini artinya instansi pemerintahan kita belum bersih dan sarat dengan korupsi. Ini harus kita kawal dan laporkan agar para pelakunya segera ditindak dan memberikan efek jera,” kata Victor.

Pada momen peringatan Sumpah Pemuda ini, Victor mengajak agar semangat anti pungli dimulai dari pemuda sebagai generasi penerus. “Maukah mulai sekarang menolak pungli? Harus mau, karena kalau tidak Sumut ini tidak akan berubah,” kata Victor yang merupakan mantan Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dirtipideksus) Polri itu.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPW JPKP SumutTriyanto Sitepu menyatakan dukungannya untuk mengawasi praktisi pungli di Sumut. “Kita akan siap melaporkan bila ada praktik pungli di Sumut. Jaringan JPKP yang tersebar di Sumut, menyatakan kesiapannya untuk menyuarakan semangat anti pungli, khususnya di Sumut,” katanya.

Ketua PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Medan, Hendri Adi Harahap, mewakili para mahasiswa menyatakan sikap yang sama, melawan keras pelaku pungli di Sumut dan Indonesia. “Bersamaan dengan deklarasi Sumut anti pungli ini, kami siap menyuarakan Sumut menolak pungli,” kata Hendri. Seusai deklarasi, Victor dan sejumlah kader JPKP dan mahasiswa jiarah ke makam pahlawan. (rel/dedi)

Loading...