Desa Gonting Mahe bangun MCK dan giatkan Bumdes

ROMMY-TAPTENG | Warga masyarakat desa Gonting Mahe, Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah membangun Mandi, Cuci, Kakus (MCK) dan pengadaan barang di Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), yang diambil sebagian dari dana desa yang mereka terima tahun 2017.

Menurut warga Gonting Mahe Hot Nasin Situmeang yang saat itu berjumpa dengan wartawan mengatakan, bahwa selama tahun 2017, mereka sudah membangun beberapa fisik, termasuk membangun jalan. Disamping pembangunan jalan, mereka mengusulkan pengembangan BUMDes dengan membeli peralatan untuk pesta dan kemudian akan disewakan.

“Katanya harus dibuat BUMDes, makanya kami usulkan dibuat peralatan pesta, mudah-mudahan kedepan penyewaan peralatan ini, bisa lebih berkembang, dan menghasilkan untuk desa,” harapnya.

Loading...

Kepala Desa Gonting Mahe Masri Hutauruk saat dijumpai wartawan dirumahnya menerangkan, bahwa selama tahun 2017, desa mereka menerima dana sebesar Rp773.508.000. dengan perincian, untuk pembangunan fisik Rp723.620.000, operasional Rp49.876.000.

Ditanya mengenai bangunan apa saja yang dikerjakan, Masri menerangkan, bangunan yang mereka kerjakan diantaranya, pembangunan rabat beton dusun II dengan Volume 155 meter, dana untuk fisik Rp367.299.400, operasional Rp40.811.000, total dana desa yang dipergunakan untuk rabat beton dusun II Rp408.110.400, kemudian pembangunan MCK 1 unit dengan anggaran Rp81.586.600, operasional Rp9.065.000, total dana desa untuk pembangunan MCK Rp90.651.600.

Kemudian, Bimbingan Teknis sistim keuangan desa untuk pemberdayaan kapasitas aparatur desa dengan anggaran Rp14.200.000, kegiatan pelatihan dan pendidikan formal senilai Rp47.460.000, penyuluhan hukum rangka pemberdayaan masyarakat desa dengan dana Rp6.000.000, kegiatan pengembangan sistim administrasi dan keuangan desa dengan anggaran Rp9.100.000, penyertaan modal Bumdes kegiatan penyewaan (Renting) barang perkakas pesta desa gonting mahe kecamatan Sorkam sekitar Rp98.000.000.

“Saya berterimakasih dengan bantuan seluruh pihak dalam pelaksanaan dana desa ini, termasuk kepada pak Kajari Sibolga dan Kapolres Tapteng yang selalu melakukan penyuluhan, dan kepada Pemkab Tapteng cq dinas PMD serta Camat Sorkam yang selalu sibuk melakukan peninjauan kelokasi. Untuk Bumdes kami, sudah ditentukan pengurusnya, dimana selaku Ketua Bumdes, Jonson Hutagalung, dan bendahara Naomi Situmeang. Mudah-mudahan pengurus Bumdes kami bisa bekerja maksimal demi peningkatan PAD desa,” tandasnya.

Tonggor Siahaan selaku Kepala BPD Desa Gonting Mahe ditempat terpisah menjelaskan, bahwa selama dana desa di Gonting Mahe berjalan, dia bersama anggotanya selalu melakukan monitoring kelokasi kerja.

“Sedaya mampu kami, selalu kami lakukan monitoring, jika memang menyalahi aturan, kami terus melakukan diskusi dengan kepala desa supaya diperbaiki. Namun, meskipun kami melakukan monitoring tentu ada kesalahan disana sini, jika memang itu ada. Kami berharap penegak hukum untuk turun memberikan penyuluhan, sehingga kesalahan yang terjadi segera diperbaiki, kami juga berterimakasih dengan pendamping tehnik kami yang selalu rajin untuk turun meninjau kelapangan demi pencapaian kerja yang bagus,” tegasnya.

Loading...