Kades Nagatimbul gunakan Dana Desa demi mengembangkan keahlian warga

Rommy-Tapteng | Kepala Desa Nagatimbul Baktiar L. Tobing, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah mengembangkan keahlian masyarakatnya, dengan melaksanakan pelatihan jahit menjahit.

“Kita mau warga desa Nagatimbul ini, memiliki kemampuan dibidang masing-masing. Sehingga kelak, mereka-mereka yang sudah mengikuti pelatihan ini mampu membuka tempat menjahit masing-masing dan siap pakai kemanapun mereka pergi, dana desa untuk pelatihan ini kita anggarkan sekitar Rp71.050.000,” tegas kadesnya, Rabu (9/11/2017).

Selain dipergunakan untuk pelatihan masyarakat, Kepala Desa Nagatimbul juga menjelaskan, bahwa sebagian besar dana desa mereka dipergunakan untuk membangun rabat beton bertulang di dusun II desa Nagatimbul, dengan volume 348.60 meter, dana yang dipergunakan untuk pembangunan fisik Rp498.425.200, sementara operasional Rp55.380.000, total anggaran yang di pergunakan Rp553.805.200, kemudian Pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) Desa Nagatimbul di dusun II, dengan volume pekerjaan 108.80 meter, anggaran untuk fisik Rp61.833.800, operasionalnya Rp6.870.000, totral anggarannya Rp68.703.800.

Loading...

“Kita akan menggunakan dana desa ini semaksimal mungkin, dengan harapan saya dibantu oleh para pendamping desa, penegak hukum, pihak kecamatan serta PMD Kabupaten Tapteng,” jelasnya.

Diterangkannya, untuk kegiatan lain, dana desa mereka juga dipergunakan seperti, kegiatan Bimbingan teknis sistem keuangan desa dengan total anggaran yang dipergunakan adalah Rp14.200.000, Kegiatan pelatihan dan pendidikan Formal dengan pos anggaran Rp47.460.000, Penyuluhan hukum dan pemberdayaan desa dengan anggaran Rp6.600.000, Pengembangan sistem administrasi keuangan desa dengan total anggaran Rp9.100.000.

“Dana yang kita pergunakan selama tahun 2017 untuk membangun fisik sekitar Rp.708.669.000, untuk operasional Rp62.250.000, total anggaran yang kita terima dari pusat adalah Rp.770.919.000. untuk melancarkan pembangunan di desa ini, saya sangat mengharapkan adanya partisipasi masyarakat, sehingga pembangunan desa dapat berjalan dengan baik, sesuai harapan pemerintah Kabupaten dan Pemerintah pusat,” pungkas Baktiar Lumban Tobing.

Loading...