Meski Ada Larangan, Buktinya Truk Berat Masuk Jalan Kota

137

M24.CO|ASAHAN
Mengaku dibekingi aparat terkait mobil berat bebas masuk kota dan jalan – jalan tive C, jika dibiarkan jelas akan mengancam kerusakan badan jalan dan menggangu kelancaran berlalulintas.

Hal itu diungkapkan beberapa orang sopir Dump Truk pengangkut matrial proyek diantaranya M Pohan (49) warga Rantau Parapat saat dihampiri metro24.co di Jalan Wilem Iskandar, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Senin (17/10/2016).

Menurutnya matrial proyek berupa sertu darat itu diangkut dari wilayah Rantau Parapat dengan bobot kotor 30 ton persatu dump truk, ” 30 ton ini bobot kotornya dalam satu dump truk dan biasanya kami melintas dalam pengawalan pihak pengawas proyek ” tuturnya lagi.

Ditempat yang sama Ali pria yang mengaku sebagai pengawas mengatakan jika mereka sudah berkordinasi dengan pihak terkait. “Apa masalahnya, pekerjaan ini merupakan proyek pemerintah dan kami sudah berkordinasi dengan pihak Dinas Perhubungan serta jaminan dari oknum yang bertugas dibagian Sat Lantas Polres Asahan ” tegas Ali sambil berlalu pergi membuntuti dua unit Dump truk yang sempat dihadang warga yang mengaku kecewa karena badan jalannya rusak akibat dilalui truk berat tersebut.

Sangat disayangkan Kadis Perhubungan Sori Muda Siregar saat dicoba untuk dikonfirmasi tidak berhasil ditemui dan beberapa pegawai yang berkantor di Terminal Madya Kisaran tersebut mengaku bukan kapasitasnya untuk menerangkan tive – tive jalan, ” coba tanya sama Kadis saja bang, kami tidak mempunyai kapasitas untuk menerangkan ” ujar beberapa pegawai kepada awak metro24.co.

Terpisa Kasat Lantas Polres Asahan AKP Rikki Ramadhan saat dikonfirmasi melalui selulernya mengatakan, truk berat tidak boleh masuk inti kota terlebih di jalan yang sudah ditetapkan sebagai kawasan tertib lalu lintas (KTL) dan terkait adanya truk berat yang melintas di jalan tive C pihaknya akan berkordinasi dengan pihak Dinas Perhubungan.

” Truk berat tidak bisa masuk ke jalan inti kota terlebih di kawasan KTL, untuk keberatan warga karena truk berat masuk ke jalan tive C pihaknya akan berkordinasi dengan Dinas Perhubungan ,”ujarnya. (susilawadi)

Loading...