Ormas Islam di Medan Minta Polri Tangkap dan Hukum Ahok

287

M24.CO|MEDAN

Pasca penistaan agama Islam oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang dianggap melecehkan salah satu ayat Al-Quran hal ini memancing reaksi ormas Islam dan masyarakat mengelar demo dibeberapa kota besar di Indonesia. Sperti di Jakarta di mana unjukrasa organisasi masyarakat (ormas) keagamaan di depan Gedung Balai Kota DKI Jakarta.

Dari pantuan dilapangan ada spanduk berukuran lima kali lima meter bertuliskan “Tangkap dan Hukum Ahok” dipajang di depan pelataran Masjid Agung Medan Jalan Pangeran Diponegoro. Spanduk ini merupakan alat peraga dalam aksi unjuk rasa yang dilakukan Gerakan Ummat Anti Penistaan Agama Islam. Dan, ormas keagamaan itu berunjukrasa untuk mengritik gaya kepemimpinan Ahok di Jakarta.

“Kami telah dilukai dengan pernyataan Ahok, ini jelas penistaan agama dan (Ahok) harus mendapatkan hukuman setimpal,” ujar orator Abdul Aziz melalui pengeras suara dari dalam masjid, Jumat (14/10/2016).

Ahok atau Basuki Tjahaja Purnama merupakan Gubernur DKI Jakarta yang dianggap telah melecehkan kitab suci umat Islam Al Quran ketika melakukan pertemuan dengan beberapa warga Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta, belum lama ini.

“Kami yang akan menghukum dia kalau Polri tidak berani mengambil tindakan tegas,” lanjut Aziz.

Setelah berorasi di Mesjid Agung Medan, Aziz mengatakan bahwa pihaknya akan segera menuju Markas Polrestabes Medan di Jalan H.M Said untuk melakukan aksi unjuk rasa.

“Setelah salat Ashar dan ada komando nanti kita akan lanjutkan menuju Polrestabes Medan,” paparnya.[tri]

Loading...