Pak Kadisperindak!! Lihat, Banyak Pangkalan Nakal Belum Ditindak

147

stok-gasM24.CO|MEDAN
Saat ini gas elpiji 3 kg benar benar langka. Warga Denai, Kecamatan Medan denai cukup kelimpungan. Khususnya di Kelurahan Denai. Padahal, pangkalan gas 3 kg menjamur di sana. Di Jalan jermal 7 saja tercatat ada 3 pangkalan yang jaraknya hanya beberapa meter saja.

Menyikapi langkahnya gas elpiji 3 kg tersebut, Camat Medan Denai, Hendra Asmilan berjanji akan melakukan kordinasi dengan pihak terkait dan kepolisian guna memantau dan menyikapi keluhan masyarakat itu.

Dari berbagai sumber dihimpun metro24.co, gas 3 kg yang dijual dipangkalan beratnya sepertinya telah berkurang. Kalau dulu sebelum gas langka, gas 3 kg bila dipasangkan ke kompor gas, jarum penunjuk selalu pul.

Namun saat ini, gas yang dibeli jika dipasangkan ke kompor hanya tinggal setengah. “Kalau dulu dipasang pul, sekarang cuma setengah,”kata warga kecewa, namun terpaksa membeli gas dengan mengantri dipangkalan.

Kata warga, kalau seperti ini, masyarakat akan kembali langka memasak menggunakan kayu bakar dan minyak tanah. “GIni bisa pakai kayu bakar dan minyak tanah aja,”kata warga kesal.

Menyikapi hal tersebut, Arya Yusa Dwicandra, Arya Yusa Dwicandra, Officer Communication & Relations Pertamina Sumbagut, menegaskan, harusnya pangkalan tidak diperkenankan menjual gas elpiji 3kg ke pengecer melainkan harus ke warga.

Apalagi gas 3 kg tersebut dikhususkan buat warga miskin, namun sejauh ini belum ada sanksi tegas dari pemerintah terhadap pangkalan yang menjual gas elpiji 3kg ke pengecer. (dedi)

Loading...