PAPBD Kota Medan 2016 Tambah 5,51%

277

M24.CO|MEDAN
Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PAPBD) Kota Medan TA 2016 sebesar Rp5,49 triliun atau meningkat menjadi 5,51 persen dari sebelumnya sebesar Rp5,38 triliun lebih.

Hal itu disampaikan Walikota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin S MSi, dalam nota pengantar PAPBD di sidang paripurna DPRD Kota Medan. “Proyeksi pendapatan itu sangat realistis, baik peningkatan bersumber dari PAD, jenis pendapatan daerah lainnya maupun dari dana perimbangan serta lain-lain pendapatan daerah yang sah,” katanya.

Sementara belanja daerah diperkirakan sebesar Rp5,73 triliun lebih, dengan rincian belanja tidak langsung diperkirakan sebesar Rp2,45 triliun lebih atau 42,71% dan belanja langsung sebesar Rp3,28 atau 57,29%.

Secara umum, kata Walikota, keseluruhan belanja daerah diprioritaskan pada upaya pemeliharaan dan pembangunan insfrastruktur, jalan, jembatan, selokan, drainase, pasar serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal. Meningkatkan akses serta kualitas pendidikan dan kesehatan melalui pelayanan yang semakin berkualitas.

Kemudian penataan serta pembangunan pasar tradisional, menjaga secara berkesinambungan kualitas toleransi beragama dan memastikan pelayanan administrasi kependudukan gratis dan mudah diperoleh.

Selanjutnya memastikan keamanan dan kenyamanan warga melalui kerjasama dengan Kepolisian, perusahaan swasta serta meningkatkan peran kelompok masyarakat untuk menjaga lingkungannya masing-masing. Menyediakan iklim investasi yang cepat menggunakan IT sebagai respon dari pelaksanaan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) serta menata dan menambah fasilitas publik, taman kota, penerangan kota dan area publik lainnya agar dapat menjadi sarana silaturahmi warga kota.

Guna menutupi defisit belanja daerah, sebut Walikota, ditetapkan perkiraan pembiayaan daerah, masing-masing pembiayaan penerimaan sebesar Rp252,57 miliar lebih dan pembiayaan pengeluaraan sebesar Rp5 miliar. “Dengan demikian, pembiayaan netto dalam PAPBD TA 2016 diproyeksikan sebesar Rp247,57 miliar,” ujarnya.

Dari formulasi anggaran yang disampaikan, sambung Walikota, alokasi belanja daerah untuk urusan pendidikan sebesar 27,37 persen dari total belanja daerah serta prioritas pembangunan kota yang ditetapkan, seperti kebutuhan infrastruktur, pembangunan kawasan lingkar luar, peningkatan manajemen lalu lintas, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, pendidikan serta peningkatan kuallitas pelayanan umum lainnya mampu secara bertahap dan berkesinambungan mengatasi persoalan-persoalan dasar pembangunan kota.

“Pemko Medan bersama-sama dengan DPRD kiranya dapat segera melakukan pembahasan terhadap Ranperda ini secara konstruktif berdasarkan KUA-PPAS yang telah disepakati,” harapnya.

Usai menyampaikan nota pengantar, selanjutnya Ketua DPRD, Henry Jhon Hutagalung, selaku pimpinan sidang menskor rapat dan akan melanjutkannya pada lusa dengan agenda pemandangan umum fraksi-fraksi atas nota pengantar. (red)

Loading...