Parah! Bank BTPN Persulit Pensiunan Dinkes Bayar Utang?

274

btpn-oke
M24.CO|DELISERDANG

Kali ini, Alexander Resep Sembiring (66) warga Jalan Jamin Ginting, KM 47,5 No. 5, Desa Bandar Baru, Kec. Sibolangit, pening bukan main. Pasalnya, pensiunan Dinas Kesehatan Kabupaten Deliserdang ini, memiliki kendala dalam menyelesaikan persoalan utang piutang.

Demikian diceritakan oleh Alexander kepada wartawan, setelah dirinya pensiun ia mengajukan pinjaman uang ke Bank BTPN Purna Sakti KCP Sultan Iskandar Muda, Jalan Iskandar Muda, sebesar Rp 116 juta dengan masa cicilan 10 tahun.

“Setelah pensiun, saya pinjam uang di bank Rp116 juta dek. Dengan jaminan SK pensiunan. Tiap bulan gaji saya di potong untuk pembayaran uang pinjaman itu sebesar Rp 2.358.664,- dan sudah berjalan selama 48 bulan,” jelasnya.

Namun, niat kakek 6 cucu ini untuk melunasi sisa pembayaran cicilan pinjaman uang tersebut, tampak dipersulit oleh pihak bank.

“Mau kulunasinya ini dek, itu pun banyak kali alasan. Dua minggu sudah saya bolak-balik dibola-bola sama mereka. Kalau tadi saya mau pinjam uang di persulit, itu sudah maklum. Ini, mau melunasi pun susahnya bukan main. Saya bawa uangnya padahal, tapi alasannya pimpinan lagi diluar sehingga terkendala untuk penanda tanganan berkasnya,” bebernya.

Dipaparkannya, bahwa sisa pinjaman uang 72 bulan dikalikan cicilan perbulan Rp 2.358.664,- yang hendak dilunasinya berjumlah Rp 169.848.000,-.

“Bukan dekat jarak tempuh dari rumah kemari dek. Saya tinggal di Sibolangit, sementara usia saya sudah tua. Mereka ini gak pernah berfikir,” kesalnya sambil berlalu.

Sementara itu, ketika www.metro24.co melakukan konfirmasi, pihak Bank BTPN Purna Sakti KCP Sultan Iskandar Muda sepertinya buang badan dan tak memberikan komentar apapun terkait masalah tersebut.[robert]

Loading...