Pemko Gelar Rakor Kota Semester I

179

RAKORM24.co-MEDAN
Pemko Medan menggelar rapat koordinasi evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan Kota tahun 2016 sampai semester I di Grand Aston Hotel Medan, Senin (15/8).

Selain untuk mengetahui secara lengkap apa yang sudah dikerjakan dan belum belum dikerjakan masing-masing SKPD, termasuk sasaran yang sudah dicapai serta belum dicapai, tujuan rapat ini digelar juga sebagai evaluasi untuk mengenali tantangan maupun masalah yang muncul sekaligus solusi mengatasinya.

Di samping itu tujuan rapat yang dibuka langsung Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi ini untuk mendapatkan feedback (umpan balik), guna memperbaiki dan meningkatkan capaian kinerja SKPD pada semester II, sekaligus mengakhiri tahun anggaran berjalan nantinya. Untuk itu Eldin menilai forum evaluasi ini cukup penting dan strategis, sehingga harus diikuti dengan serius oleh seluruh eselon II maupun III dari seluruh SKPD.

Eldin mengingatkan bahwa target kinerja tersebut merupakan harapan-harapan besar masyarakat yang digantungkan kepada Pemko Medan. “Jadi tidak boleh kita kecewakan, supaya masyarakat tetap memiliki kepercayaan yang tinggi kepada pemerintah. Jangan sampai masyarakat beranggapan kita hanya memberikan janji kosong,” kata Eldin.

Oleh karenanya Eldin minta semua sasaran pembangunan kota sebagaimana yang sudah dirumuskan dalam penetapan kinerja SKPD tahun 2016 seoptimal mungkin dapat diwujudkan nantinya. “Jadi saya minta, bekerjalan secara terfokus dan terus bekerja keras sesuai dengan tupoksi. Jangan memikirkan hal-hal di luar tupoksi saudara!” tegasnya.

Eldin selanjutnya memaparkan, ada 2 bagian pokok APBD, yakni sisi pendapatan daerah dan sisi belanja daerah. Untuk pendapat daerah 2016, jelas Eldin, ditargetkan sebesar Rp.5,2 triliun. Realisasi sampai 22 Juli 2016 tercatat sebesar Rp.2,2 triliun atau sebesar Rp.43 %. Namun khusus pendapatan asli daerah, realisasinya tercatat baru 30,1 %.

“Untuk itu saya minta kepada seluruh SKPD pengelola pendapatan daerah di bawah koordinasi Pak Sekda dan Dispenda, agar lebih mengoptimalkan pencapaian pendapatan daerah dalam semester II. Upayakan agar target yang ditetapkan dapat direalisasikan 100 %. Temukan dan kenali permasalahannya, cari solusi-solusi efektif dan tindaklanjuti sesegera, jangan ditunda-ditunda!” instruksinya.

Sedangkan untuk belanja langsung dalam APBD 2016, jelas Wali kota, ditargetkan Rp.3,1 triliun. Namun realisasinya sampai 26 Juli 2016 tercatat Rp.609 miliar atau sebesar Rp.20,3 %. Atas dasar itulah Eldin minta kepada seluruh SKPD agar melakukan percepatan proses pengadaan barang dan jasa pada masing-masing SKPD, bekerjasama, berkomunikasi, berkoordinasi dengan LPSE dan ULP.

“Saya ingatkan, jangan selalu mencari kambing hitam dan saling menyalahkan, tetapi bangun komitmen bersama untuk menpercepat proses pengadaan barang dan jasa hingga tepat waktu,” tegasnya lagi.Sebelum mengakhiri arahannya, Wali Kota me-warning seluruh peserta rapat untuk mengikuti rapat evaluasi itu dengan sebaik-baiknya dan tidak meninggalkan ruangan hingga akhir rapat. Apabila ada yang meninggalkan ruangan sebelum rapat usai, Eldin dengan tegas akan menjatuhkan sanksi disiplin.

“Saya minta kepada seluruh peserta rapat agar mengikuti rapat evaluasi ini sampai selesai. Jangan ada yang meninggalkan ruangan sebelum rapat berakhir, kecuali pada jam istirahat. Apabila hal ini dilanggar, saya akan menjatuhkan sanksi disiplin!” pungkasnya.

Sementara Wakil Wali kota Medan, Ir Akhyar Nasution MSi,dalam rapat evaluasi itu, menyoroti sejumlah kinerja SKPD, diantaranya Dinas Kebersihan terkait masalah sampah yang tak sepenuhnya terangkat. Kondisi ini dinilainya akibat kurangnya sinergitas antara Dinas Kebersihan dan camat. Untuk itu Akhyar berharap agar kondisi seperti ini tidak lagi terjadi.

Selain Dinas Kebersihan, Akhyar juga minta Dinas Pertamanan segera mengatasi persoalan lampu jalan yang banyak mati. “Maraknya tindak kriminal kita sinyalir tidak terlepas akibat banyaknya lampu jalan yang mati. Kondisi gelap ini dimanfaat para pelaku kriminal melakukan tindak kejahatan sehingga meresahkan masyarakat. Jadi saya berharap agar masalah lampu jalan padam ini segera diatasi secepatnya!” ungkap Akhyar. (red)

Loading...