PLN Harus Ganti Kerugian Warga Mabar Atas Pemadaman Sepihak

234

M24.CO|MEDAN

Pasca naik turun dan pemadaman listrik oleh PLN sejak pukul 19.30 WIB di Kelurahan Mabar mengakibatkan bola lampu rumah warga meledak dan terbakar hingga warga sekitar merugi akibat peristiwa ini.

Selain itu, sebagian alat elektronik masyarakat rusak. Saat ini, kawasan Mabar dan sekitarnya gelap gulita tanpa ada penjelasan apapun dari PLN.

Pantuan M24.CO Minggu (16/10) malam dilapangan sejumlah kawasan di Medan Deli arus listrik naik turun sebelum akhirnya padam. Lampu warga sebagian rusak akibat arus listrik yang cukup tinggi. Selain itu, bola lampu meledak di mana carger handphone warga meledak.

Menurut Misrawati salah seorang warga Mabar mengatakan bola lampu warga lingkungan IX banyak yang rusak akibat arus listrik PLN yang tidak stabil. Peristiwa ini sangat merugikan warga sekitar.

“Bola lampu di rumah kam aja ada 5 bola lampu meledak akibat arus listrik PLN ini. Siapa yang bertanggungjawab atas kejadian ini. PLN selalu merugikan rakyat dan konsumen kepada bapak Gubernur Sumut dan Walikota Kota Medan segera panggil bos PLN itu agar dia pertanggungjawabkan atas kerusakan serta perbuatan yang banyak merugikan rakyat banyak ini,” kesal ibu Misrawati ketika diwawancarai M24.CO Minggu (16/10) malam ini.

Dia menegaskan pihaknya bersama warga lain akan mengadulkan hal ini kepada Lembaga Perlindungan Konsumen Indonesia (LPKI) Sumut agar pihak PLN tidak semena-mena memadamkan lampu yang mengakibatkan kerusakan alat elektronik dan bola lampu warga.

“Kami meminta kepada pihak PLN untuk meminta maaf kepada warga dan mengganti kerusakan bola lampu dan sejumlah alat elektronik warga ini. jangan kalian mau menang sendiri kalau kami telat bayar listrik kami harus bayar denda malah pakai ancaman mau putus jaringan listriknya. Kini, kami menuntut balik kalian ! Kami minta ganti rugi atas ini semua,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan pihak PLN belum bisa memberikan keterangan atas pemadaman dan penjelasan kenapa arus listrik naik turun yang mengakibatkan kerugian warga atas peristiwa ini. Dan, hingga kini lampu dikawasan Mabar masih padam dan apabila nanti hidup kembali warga masih trauma karena beberapa bola lampu dan alat elektronik warga meledak.(winsah)

Loading...