Edy: Wajar jika masyarakat minta pemekaran

12

Gunawan-Rel-Gunungsitoli | Setibanya di Bandara Binaka, Calon Gubernur Sumut, Edy Ramayadi, berserta rombongan, langsung menuju Warung Mama Citra, di Jln Sirao, Kota Gunung Sitoli, untuk sarapan pagi bersama warga.

Turut mendampingi Edy sejumlah pengurus Partai Koalisi Eramas. Di antaranya Partai Gerindra, Golkar, Hanura, PAN, PKS, Nasdem, Perindo, PBB dan organisasi masyarakat (Ormas) PP serta FKPPI.

Di warung makan yang cukup terkenal di Kota Gunung Sitoli ini, Edy beserta istri Nawal Lubis, menikmati sarapan lontong. Usai sarapan, Edy beserta rombongan menghadiri silaturahmi dengan Lintas Partai Pendukung Eramas, di Wisma Soliga, Jln Pangeran Diponegoro, Kota Gunungsitoli.

Kunjungan kali ini merupakan kunjungan keempat ke Kepulauan Nias, yakni dua kali saat Pangdam I Bukit Barisan dan satu kali saat dirinya menjabat Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).

Edy juga berkesempatan berdialog dengan para tokoh masyarakat, tentang kondisi Kepulauan Nias. Termasuk di Kota Gunung Sitoli. Salah satu masukan yang disampaikan masyarakat adalah minimnya perhatian Pemerintah Provinsi kepada pulau terluar tersebut. Hal ini mengakibatkan Kepulauan Nias terus tertinggal dari kabupaten/kota lainnya di Sumatera Utara.

“Bapak lihat sendiri, namanya saja ini kota, tapi jauh tertinggal dengan kota-kota lain di Sumut. Nias terus terbelakang. Makanya masyarakat Nias berjuang agar menjadi provinsi,” ujar Ketua Tim Pemenangan Eramas Kepulauan Nias, Martimus Lase, kemarin (3/4).

Senada, tokoh masyarakat sekaligus pelaku usaha, Imanuel Zebua, mengatakan, salah satu persoalan yang dihadapi maayarakat Nias adalah rendahnya Sumber Daya Manusia (SDM). Karenanya, Imanuel berharap, jika Edy Rahmayadi terpilih sebagai Gubernur Sumut, dia dapat menyelesaikan persoalan SDM di Kepulauan Nias lewat peningkatan pendidikan, hingga terciptanya generasi muda yang mumpuni untuk membangun daerahnya.

Ketua Gerindra Gunung Sitoli, Aroni Zendrato, mengaku kehadiran Edy Rahmayadi ke Gunung Sitoli memberikan spirit bagi Tim Pemenangan dan relawan Eramas, untuk berjuang memenangkan Eramas pada Pilkada 27 Juni 2017.

Sementara itu, Edy Rahmayadi mengaku sangat prihatin dengan kondisi masyarakat Sumut termasuk masyarakat di Kepulauan Nias.

“Saya sudah melihat sendiri dan mendengar tentang kondisi Nias saat ini. Saya pikir wajar ada yang menuntut pemekaran jadi provinsi. Tapi saya tidak membahas itu, karena saya ingin mengangkat kesejahteraan masyarakat Sumut. Dan kepulauan Nias ini adalah bagian dari Sumatera Utara. Jadi mari sama-sama kita angkat martabat Sumut ini,” ajaknya.

Loading...