GeMaR & Srikandi PP Sumut dukung Eramas

25

Medan-M24| Saat ini, organisasi kemasyarakatan (Ormas) Pemuda Pancasila (PP) tidak lagi menjadi momok bagi masyarakat. Melalui Srikandinya, PP telah berkontribusi dalam pembangunan Sumatera Utara.

Hal itu disampaikan Ketua DPW Srikandi PP Sumut, Ade Rosda SE, pada Pengajian Akbar se-Kecamatan Medan Maimon, di Jln Syahbandar, Kelurahan Aur, Rabu (9/5). Turut hadir istri Cagubsu, Nawal Lubis.

“Pemuda Pancasila bukan organisasi preman seperti yang banyak beredar di media sosial akhir-akhir ini. Bahkan Pemuda Pancasila tidak memberi ruang bagi kader yang terlibat penyalahgunaan narkotika sebagai akar premanisme itu sendiri,” tegas Ade Rosda.

Dirinya menilai, isu tersebut sengaja dihembuskan untuk mendiskreditkan Cagubsu dari pasangan Eramas, Musa Rajekshah (Ijeck). Padahal, Ijeck merupakan kader PP yang santun dan tak pernah lupa menjalankan ibadah. Sekalipun di tengah-tengah kesibukan yang padat.

Pada kesempatan itu, Ade Rosda juga menanggapi video Cagubsu nomor urut satu, Edy Rahmayadi saat didoakan sejumlah pendeta yang viral. Dimana sebagai pemimpin, mantan Pangkostrad tersebut harus berdiri di atas semua golongan, suku dan agama.

“Itulah wujud jiwa nasionalis Bapak Edy Rahmayadi. Dimana dia menghargai undangan dari saudara kami yang Nasrani, kemudian didoakan menjadi pemimpin di Sumut. Karena Edy Rahmayadi dinilai memiliki disiplin dan ketegasan yang diperlukan untuk membangun Sumatera Utara,” tutur anggota Partai Amanat Nasional (PAN) Sumut ini, disambut aplaus kaum ibu-ibu Kelurahan Aur.

Karena itu, Ade Rosda mengajak 6.600 pemilik suara di sembilan TPS se Kelurahan Aur untuk satu suara memenangkan Edy Rahyamadi-Musa Rajekshah (Eramas) pada Pilgubsu, 27 Juni 2018 nanti. “Di bawah kepemimpinan Bapak Edy Rahmayadi dan Ijeck, Sumut pasti bebas dari narkoba,” tegas Ade Rosda.

Hal itu diamini tokoh masyarakat Kelurahan Aur, H Muhammad Ridwan
yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia mengajak segenap umat Islam untuk berbuat demi kemakmuran Islam. Dimulai dengan memilih pemimpin yang sesuai dengan hati nurani. Apalagi saat ini Sumut yang pernah jadi tiga terbaik se Indonesia, sudah berada di urutan 24.

Ketua Panitia Pengajian Akbar, Arsini Piliang menjelaskan, kegiatan tersebut dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran diikuti tausiyah dan ditutup dengan mengunjungi Sekretariat Komunitas Peduli Anak (KoPA) dan Gerakan Mamak-Mamak Rajut (GeMaR) Kelurahan Aur. (dra)

Loading...