KPU Dairi Dirikan Posko GMHP

Veryanto Sitohang

SIDIKALANG-M24 | Menidaklanjuti temuan Bawaslu RI terkait masih adanya data ganda maupun data orang yang sudah meninggal dunia tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), KPU Dairi kembali melakukan pencermatan DPT yang sudah ditetapkan September 2018 lalu.

“Pencermatan DPT ini dilakukan oleh KPU di seluruh Indonedia. Jadi bagi masyarakat yang belum terdaftar atau data namanya ganda dan adanya kesamaan NIK, bisa dengan mudah melaporkan,” kata anggota KPU Dairi Divisi Hukum, Veryanto Sitohang, kepada wartawan, Jumat (5/10).

Disebutkannya, untuk memudahkan pencermatan itu, KPU memerintakan PPK dan PPS agar mendirikan posko Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) dimulai 1-28 Oktober 2018.

Loading...

Selain mendirikan posko GMHP, KPU Dairi juga menyurati, setiap perkumpulan di masyarakat, tempat ibadah, untuk membantu mencermati umatnya, agar mereka terdata dan terdaftar di DPT Pemilu 2019 nanti.

“Pendekatan berbasis warga ini kami lakukan, karena sepertinya masyarakat kurang respon terhadap DPT yang telah ditetapkan. Dan ini juga kami lakukan untuk mengantisipasi komplain dari masyarakat yang namanya tidak terdaftar pada saat hari pencoblosan,” terangnya. (fajar)

Loading...