Nyoblos, pemilih diwajibkan bawa KTP

4

Adlan-Medan | Seluruh pemilih, baik yang dapat C6 (undangan memilih) atau tidak mendapatkan C6 maupun tak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), maka wajib membawa KTP pada saat hari H pemungutan suara berlangsung.

Hal itu diungkapkan Ketua KPU Medan, Herdensi Adenin, sesuai dengan Pasal 6 dan 7 PKPU Nomor 8/2018, saat bersilaturahmi ke Walikota Medan, DRs HT Dzulmi Eldin S MSi, di Rumah Dinas Walikota, Jln Sudirman Medan, Senin (16/4).

Menurut Herdensi, kunjungan itu dilakukan untuk menginformasikan kepada walikota, tentang Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 8/2018, tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara. “Tentunya ini merupakan sesuatu yang baru bagi masyarakat. Jika dulu, yang tidak terdaftar saja yang membawa KTP. Tapi mengacu dengan PKPU No 8/2018 ini, maka seluruh warga harus membawa KTP,” kata Herdensi.

Atas dasar itulah, kata Herdensi, kedatangan mereka, selain ingin menginformasikan dan mensosialisasikan kepada walikota tentang PKPU No 8/2018, pihaknya juga berharap, Pemko Medan, terutama camat, lurah sampai kepala lingkungan, dapat menyampaikannya kepada masyarakat, pada hari H pemungutan suara wajib membawa KTP.

Apabila PKPU No 8/2018 tidak tersampaikan kepada masyarakat, Herdensi khawatir, saat hari H nanti akan muncul persoalan atas ketidaktahuan masyarakat. “Jadi sekali lagi saya sampaikan, seluruh masyarakat yang hendak memilih pada hari H, wajib membawa KTP elektronik ataupun surat keterangan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Medan,” jelasnya.

Selain menginformasikan dan mensosialisasikan PKPU No 8/2018, Herdensi juga menjelaskan, kedatangan mereka terkait dengan undangan yang disampaikan kepada walikota. Dikatakannya, Sabtu (21/4), akan digelar pagelaran seni budaya tentang Pemilu 2019 bertema “Pemilih Berdaulat Negara Kuat”, di Lapangan Pertiwi, Jln Budi Pembangunan Medan.

Menurut Herdensi, kehadiran walikota sangat penting sekaligus mensupport Pemko Medan mendukung kelancaran dan suksesnya pagelaran seni budaya tersebut. “Acara ini sangat penting menurut KPU Medan, mengingat selama ini partisipasi pemilih di Kota Medan relatif rendah. Karenanya pagelaran seni budaya ini merupakan salah satu cara kita melakukan pendidikan kepada masyarakat selaku pemilih, bahwa Pilkada dan Pemilu sangat penting bagi proses demokratisasi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” paparnya.

Walikota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin S MSi, didampingi sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan, menyambut baik informasi yang disampaikan tersebut. Karenanya, Eldin menginstruksikan Kabag Pemerintahan Setdakot Medan Syahrul Effendi Rambe, segera menginformasikan dan mensosialisasikan kepada camat, lurah dan kepling, tentang PKPU No 8/2018 tersebut.

“Segera informasikan dan sosialisasikan kepada camat, lurah dan kepling, sebab mereka merupakan perpanjangan tangan Pemko Medan, yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Dengan sosialisasi yang disampaikan, masyarakat pun menjadi tahu, sehingga mereka membawa KTP Elektronik pada saat hari H pemilihan berlangsung walaupun sudah mendapatkan C6, belum mendapatkan C6 maupun yang tidak terdaftar dalam DPT,” papar Eldin.

Bagi warga yang belum mendapatkan KTP Elektronik, Eldin menyarankan segera menghubungi kepling, lurah dan camat, agar bisa mendapatkan surat keterangan dari Disdukcapil Medan. Di samping itu, camat, lurah dan kepling pun diminta jemput bola, membantu masyarakat mendapatkan surat keterangan dari Disdukcapil, jika belum mendapatkan KTP Elektronik. “Dengan demikian, masyarakat pun dapat menggunakan hak pilihnya pada hari H nanti,” pungkasnya.

Loading...