Puluhan Kios Pedagang Kaki Lima di Medan Baru Ditertibkan

289

IMG-20160929-00680M24.CO | MEDAN – ┬áSatuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kota Medan, Kamis, (29/9/2016) sekitar pukul 11.00 WIB menertibkan puluhan kios di kawasan Medan Baru. Penertiban di bantu lurah dan kepala lingkungan setempat.

Penertiban diawali di sepanjang Jalan Sriwijaya, Lingkungan V, Kelurahan Petisah Hulu, Kecamatan Medan Baru.

“Kita menurunkan 2 kompi sekitar 200 personil dalam penertiban ini. Sifatnya adalah membantu pihak Kecamatan yang mana telah berulang kali memperingati para pedagang kaki lima. Menurut pihak Kecamatan, keberadaan mereka telah meresahkan masyarakat. Atas permintaan mereka dan berkoordinasi dengan kita untuk membantu membongkar kios-kios yang sudah jelek-jelek. Untuk pedagang yang meminta untuk bongkar sendiri, kita pun membantu mereka,” jelas Kasi Ops Satpol PP, D. Damanik, kepada wartawan.

Sementara itu, Tia selaku pemilik warung XTO, salah satu warung yang ikut ditertibkan mengaku telah mendapatkan surat peringatan untuk pengosongan sebanyak tiga kali dari pihak Kelurahan.

“Memang sudah diberikan surat peringatan bang, makanya kami pasrah dan tidak memberontak. Kami disini sudah dua belas tahun berjualan dan dengan penertiban ini kami pun bingung mau cari lokasi dimana lagi. Mana mau biayai anak dan keluarga, nantilah kami fikirkan lagi bang. Kami mau beres-beres dulu,” jelas ibu dua anak ini sembari berlalu.

Terpisah, Lurah Petisah Hulu, Yogi Prayoga, ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya menjalankan tugas dan turut mendukung program Pemko Medan.

“Ada beberapa wilayah kita yang akan di tertibkan yakni, Jalan Sriwijaya, Jalan Bantam serta Jalan Mojopahit untuk hari ini. Sifatnya adalah karena ini sudah bertentangan dengan Peraturan Daerah yang telah ditetapkan juga Pemko Medan sedang menggalakkan proses pembangunan drainase, untuk itu kita turut serta mendukungnya. Sebelumnya sudah kita undang untuk menghadiri rapat di kantor dan mereka menerimanya,” tegas Yogi.

Ketika ditanyai tentang nasib para pedagang, ia menjelaskan bahwa pihaknya telah memiliki solusinya. “Nanti kita kumpulkan para pedagang untuk memberikan buah-buah pemikiran kemana mereka akan berdagang. Semua itu pasti ada solusinya,” tegasnya.(Robert)

 

Loading...