Selfi Kades Batu Bara Bimtek ke Yogya di Soal

219

screenshot_2016-10-31-09-16-32M24.CO|BATU BARA –Selfi sejumlah Kepala Desa (Kades) Kabupaten Batu Bara di Yogyakarta saat mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) menuai persoalan. Masyarakat menuding Kades tidak menjalankan tugas sebagaimana mestinya.

Namun tudingan itu dibantah oleh Pemerintah setempat. Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Sekban BPMPD) Kabupaten Batu Bara, Umar Ali mengakui, foto-foto selfi sejumlah oknum Kades yang diunggah di media sosial (Facebook) memicu kritik masyarakat soal anggaran Bimtek 141 Kades ke Jogja yang menggunakan Dana Desa (DD) 2016 saat ini.

Hal itu dikatakan Umar Ali, saat dikonfirmasi M24.CO, Senin (31/10) setelah mencuat pengunjuk rasa Kembar dan Gagak Sumut di kantor BPMPD kemarin itu. Menurut Umar, Facebook merupakan media sosial yang dapat dan mudah di akses oleh masyarakat saat ini.

“Dengan meng-upload foto-foto selfi di akun FB dapat melahirkan tudingan masyarakat bahwa keberangkatan Bimtek ke Jogja tidak semata ingin mendapatkan pengetahuan tentang pengelolaan desa, tetapi mengesankan plesiran. Sebaiknya foto-foto itu tidak diupload tapi dijadikan saja dokumen pribadi agar tidak berdampak seperti aksi unjukrasa pada hari Kamis yang lalu itu”, katanya.

Umar Ali juga mengatakan bahwa bimtek ke Jogjakarta adalah permintaan Kades. “Pemilihan lokasi bimtek di Jogja adalah selera Kades, bukan kami. Semua anggaran desa dikeloka oleh masing-masing desa, BPMPD hanya sebagai pendamping saja,” sebutnya.

Ternyata hal itu juga dibenarkan Kades Pasir Permit, Kecamatan Lima Puluh,  Zainuri. Kepada wartawan ini saat di warung Wapres Lima Puluh saat itu. “Pemilihan lokasi ke Jogja memang kesepakatan para Kades, itu didasari penilaian, bahwa di Jogja banyak pemateri yang dianggap lebih ahli. Kami yang butuh ilmu patut kami yang mendatangi pemilik ilmu”, ungkap Kades Pasir Permit itu.

Kades mengakui hasil bimtek sangat bermanfaat dalam hal pengelolaan DD baik dalam bentuk pembangunan fisik, pemberdayaan masyarakat hingga pada  pengelolaan BUMDes nantinya. Namun terkait foto selfi dari oknum beberapa Kades yang diunggah di fb, ternyata malah menimbulkan plesiran mosi berbalik, apakah Bimtek kemarin itu benar untuk mendapatkan ilmu tentang pengelolaan Dana Desa, ataukah hannya untuk menutupi laporan pengeluaran Dana Desa fiktip, dan sekedar piknik dan happy – happy semata saja. (Hari).

Loading...