Sergai Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-88 Tahun 2016, Pemuda Motor Utama Penentu Perubahan Bangsa

143

spM24.CO|SERGAI
Jajaran Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai), Jumat (28/10/2016) memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-88 Tahun 2016 di halaman Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah. Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Wabup Darma Wijaya dan Perwira Upacara (Paup) Wahyu Syahputera serta Komandan Upacara (Danup) Budi Lubis.

Hadir mengikuti upacara tersebut Ketua DPRD Sergai H. Syahlan Siregar, ST, Wakapolres Kompol Irma Ginting, Sekdakab Drs. Hadi Winarno, MM, Danramil Sei Rampah, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala SKPD, PNS, anggota Paskibra, pelajar, IPK, OKP, KBPP, FKPPI, AMPI, KNPI, MPI serta organisasi kepemudaan lainnya.

Dalam sambutan tertulis Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora RI) Imam Nahrawi yang dibacakan Wabup Darma Wijaya mengemukakan melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini disampaikan bagi tokoh-tokoh pemuda diseluruh penjuru negeri dan manca negara beserta keluarga untuk tetap berjuang dan berupaya sekuat tenaga demi kemajuan dan kemakmuran Bangsa Indonesia serta terus menjaga keutuhan NKRI.

Penghargaan dan hormat kepada Bung Karno Bapak Bangsa tokoh pemuda masa itu, yang meneriakkan kalimat yang sangat terkenal “ Beri aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabu semeru dari akarnya, beri aku 10 pemuda niscaya akan ku guncang dunia”. Saat pertama kali mendengar pidato Bung Karno ini, kita mungkin sempat bertanya-tanya, apakah mungkin dan bagaimana caranya? Hanya ada 10 pemuda sebuah negara bisa mengguncangkan dunia.

Bonus Demografi menjadi windows opportunuty (peluang) yang sangat strategis bagi sebuah negara untuk dapat melakukan percepatan pembangunan ekonomi dengan dukungan ketersediaan usia SDM produktif dalam jumlah yang cukup signifikan.

Relevansi bonus demografi Indonesia dengan pidato Bung Karno tentang 10 pemuda mengguncang dunia, jika kita renungkan dan mereflesikan maka sejatinya jumlah saja tidaklah cukup untuk bisa membawa bangsa ini menjadi bangsa yang maju dan diperhitungkan dikancah dunia.

Bung Karno tidak perlu menunggu bonus demografi untuk bisa memberikan kehormatan yang layak bagi bangsa dan negaranya. Bung Karno hanya membutuhkan pemuda-pemudi unggul yang memiliki kualitas dan visi yang besar dalam menatap dunia.(darmawan)

Loading...