Setelah Perda Disahkan, Usai Kepling Tak Lebih Dari 50 Tahun

24

MEDAN|Ketua Pansus Pengangkatan dan Pemberhentian Kepling, Robby Barus, mengaku kalau Pemko Medan telah menyetujui masa penataan lingkungan selama dua tahun, bukan empat tahun seperti yang diminta Pemko Medan saat paripurna pengambilan keputusan bersama Ranperda Pengangkatan dan Pemberhentian Kepling, Senin (20/3) lalu.

“Sudah di sepakati kok bahwa waktu penataan lingkungan itu selama dua tahun. Pemko menyetujuinya. Jadi, Ranperda Pengangkatan dan Pemberhentian Kepling ini siap diparipurnakan,” ungkapnya belum lama ini.

Robby Barus menilai, Pemko Medan memiliki waktu yang cukup untuk menata lingkungan selama dua tahun sesuai yang di tetapkan pada Ranperda tersebut. Penataan lingkungan itu mencakup masing-masing lingkungan terdiri dari minimal 150 Kepala Keluarga (KK), usia Kepala Lingkungan minimal 23 tahun dan maksimal 55 tahun, tidak rangkap jabatan, tidak masuk ke dalam Organisasi Kepemudaan (OKP) dan partai.

“Jadi, nanti penataan lingkungan itu harus disesuaikan dengan Perdanyalah dan saya rasa waktu dua tahun itu cukup,” ujarnya.

Lebih lanjut Roby Barus menambahkan Ranperda Pengangkatan dan Pemberhentian Kepling akan diparipurnakan setelah dijadwalkan terlebih dahulu di Badan Musyawarah (Banmus). Ia memastikan bahwa paripurna pengesahan Ranperda Pengangkatan dan Pemberhentian Kepling itu akan dilakukan di bulan Mei.

“Yang pastinya di Mei sudah bisa diparipurnakan lah itu. Tapi kita lihat nantilah jadwalnya di Banmus,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua Komisi A DPRD Kota Medan, Sabar Samsurya Sitepu, mengungkapkan usai Ranperda Pengangkatan dan Pemberhentian Kepling itu disahkan, hal pertama yang harus dilakukan Pemko Medan adalah merefrshing Kepling, khususnya Kepling yang telah berusia lanjut.

“Kepling-kepling yang sudah tua itu sudah layaklah diganti. Jadi, penataan lingkungan itu bisa dimulai dengan mengganti Kepling yang sudah tua,” paparnya. (red)

Loading...