Soal Banjir, Binamarga ‘Buang Badan’

166

AMPLAS BANJIRM24.CO|MEDAN
Sekretaris Dinas Binamarga Kota Medan, Ramlan terkesan menyalahkan Kabupaten/Kota lain terkait permasalahan banjir di Kota Medan.

Pernyataan ini disampaikannya saat menjawab pertanyaan Ketua Pansus RPJMD DPRD Medan, Bahrumsyah SH, terkait kondisi Kota Medan saat ini yang sudah dianggap sangat meressahkan.

“Permasalahan yang ada sekarang (banjir) adalah karena meluasnaya lahan kritis di hulu, kemudian Kabupaten Kota tidak konsekuennya menata Kota,” jelasnya.

Pernyataan Sekretaris Dinas Binamarga Medan ini langsung disanggah Bahrumsyah, bahwa kondisi banjir di Medan saat ini tidak ada kaitannya dengan Kabupaten/Kota lain terkait penataan kota.

“Yang terjadi sekarang adalah Banjir tidak terjadi di daerah Pinggiran sungai, masalah sekarang adalah drainase sepertinya tidak terintegrasi dan air hujan yang tergenang di jalan-jalan tidak sampai ke sungai, atau saluran induk,” jelas Bahrum.

Tak mau kalah, pihak Binamarga menilai permasalahan banjir yang dimaksud karena permasalahan penggunaan lahan di hulu, padatnya pemukiman di DAS, penyempitan drainase, dan adanya penutupan drainase oleh warga.

Penjelasan pihak Binamarga ini memancing reaksi keras Ketua Pansus RPJMD, Bahrumsyah yang menilai permasalahan drainase di Kota Medan sudah sangat kompleks.

“Kondisinya sudah memprihatinkan, bayangkan saja anggaran 2016 saja anggarannya Rp618 miliar, anggaran sepertinya cukup namun persoalan tidak pernah tuntas,” jelasnya.

Pansus RPJMD akhirnya memutuskan menskors rapat dan rapat akan dilanjutkan kembali dengan menghadirkan Kepala Dinas Bimamarga Khairul Syahnan.

Dalam rapat tersebut, Khairul Syahnan tidak hadir dikarenakan sedang mendampingi Walikota meninjau Banjir di Kota Medan. (red)

Loading...