Sssssst…Kucuran Dana Narkoba di Kesbangpol Sidimpuan Tak Jelas

205

received_1226006890792523

M24.CO|SIDIMPUAN

Sangat Fantastis dan tidak masuk Akal, itulah kata yang paling tepat ketika melihat besaran anggaran sosialisasi tentang bahaya narkoba di Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Adalah Sosialisasi Tentang Bahaya Narkoba di tingkat SLTP/sederajat yang menelan dana sebesar Rp950.000.000.

Itu sesuai dengan yang tercantum dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Padangsidimpuan tahun 2015.

“Wow.. itu sangat fantastis untuk skala Kota Padangsidimpuan. Benar-benar luar biasa jumlah anggarannya. Mudah-mudahan banyak manfaatnya bagi masyarakat, khususnya dalam mengentaskan masalah narkoba,” ujar Parlin Pohan, sebagai salah seorang warga Padangsidimpuan, kepada wartawan hari ini.

Parlin, sapaan akrabnya menjelaskan, anggaran yang dikucurkan pemerintah daerah untuk sosialisasi bahaya narkoba itu bisa menjadi momen paling tepat untuk menuntaskan atau mengurangi permasalahan narkoba di kalangan pelajar, apabila realiasasinya 100 persen dilaksanakan. Dengan harapan bermanfaat bagi masyarakat luas, khususnya kalangan pelajar yang menjadi generasi muda.

“Anggaran yang dikucurkan pemerintah untuk program itu tidak tanggung-tanggung, sudah hampir mencapai satu miliar rupiah. Bayangkan, seberapa besar manfaatnya bagi masyarakat, jika program itu berjalan maksimal,” sebutnya. Lebih lanjut, Parlin mengatakan, anggaran sosialisasi yang sudah dilaksanakan itu bisa diketahui hasilnya dalam beberapa tahun ke depan. Supaya masyarakat mengerti betapa pentingnya bahaya narkoba.

“Itu sangat penting dan berbahaya bagi kehidupan. Kita sangat sepakat sosialisasi itu dilaksanakan, namun harapan kita realisasinya seratus persen. Sebagai warga, saya sangat mengapresiasi upaya pemerintah dalam menuntaskan masalah itu dan berharap itu bermanfaat,” tegasnya.

Di sisi lain, Parlin Poha, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk sama-sama mengkroscek langsung hasil pelaksanaan sosialisasi bahaya narkoba, apakah banyak manfaatnya bagi pelajar atau hanya biasa saja. Sebab, katanya, anggaran itu sangat besar dan tentunya yang diharapkan masyarakat hasilnya maksimal.

“Mari kita sama-sama mengkroscek langsung, apakah itu sudah bermanfaat atau belum? Artinya, harapan masyarakat, anggaran yang besar  bisa memiliki manfaat yang besar. Itu yang kita harapkan dan dalam waktu dekat akan kita kroscek satu persatu sekolah yang menjadi sasaran pelaksanaan kegiatan itu. Tujuannya untuk mengetahui seberapa besar manfaatnya,” katanya.

Sayangnya, ketika wartawan  mencoba mengkonfirmasi kepada Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Psp A Sendetua Hasibuan, tidak berhasil. (sabar)

Loading...