Tambah Lahan Jagung, Danramil 03 Sipirok Bantu Petani

195

jagungM24.CO | SIPIROK – Guna menambah luas lahan tanam Jagung di Tapanuli Selatan, Danramil 03 Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan melibatkan seluruh Babinsa untuk membantu masyarakat menghidupkan lahan-lahan tidur di daerah tugasnya.

“Itu sebagai bentuk dukungan TNI mendukung program ketahanan pangan nasional upaya khusus Pajale (Padi, Jagung dan kedelai),” kata Danramil 03 SPR, Kapten Inf Zulkifli Nasution, Sabtu (15/10/2016).

Dikatakannya, ada 12 Babinsa (Bintara Pembina Desa) dibawah naungan Danramil 03 Sipirok yang beroperasi di desa desa di dua Kecamatan Sipirok dan Arse. Sasaran masing-masing Babinsa 2 Hektare luas lahan untuk pengembangan jagung di dua wilayah kecamatan itu yang bekerjasama dengan PPL (penyuluh pertanian lapangan)  setempat.

“Secara umum, kita membantu masyarakat mempercepat pengembangan program pemerintah gerakan tanaman jagung hibrida TA 2016 di Tapanuli Selatan seluas 4000 hektare,” terang Zulkifli.

Menariknya, dalam rangka pengelolaan lahan, Koramil 03/SPR menyiapkan fasilitas traktor zonder untuk dapat dugunakan masyarakat. “Kesiapan fasilitas tersebut sejalan intruksi Dandim 0212 TS dalam rangka suskesnya program kepemerintahan Presiden Jokowi  Upsus Pajale utamanya komoditi jagung,” katanya.

Selain itu bertujuan dalam rangka  pemberdayaan lahan terlantar ditambah target menambah Luas Tambah Tanam khususnya di Kabupaten Tapanuli Selatan. Program tersebut juga sejalan dengan visi misi Bupati Kabupaten Tapanuli Selatan H.Syahrul M.Pasaribu  khususnya dalam mengejar peningkatan kesejahteraan masyarakat petani. Diungkapkan Danramil, kurun waktu dua bulan terakhir sejak Agustus 2016, Danramil 03 Sipirok sudah berhasil menambah areal luas tambah tanam sekitar  25 hektare.

“Luas tambah tanam tersebut dari lahan yang tidak produktif menjadi produktif dan bernilai ekonomis,” jelas Zulkifli.(Red)

Loading...