Urus Surat Sakit, Puskesmas Selesai Kutip Dana Rp 15 Ribu

668

20160928_112500M24.CO | BINJAI – Pelayanan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, dikeluhkan pasien peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Pasalnya pihak Puskesmas Selesai, menetapkan tarif administrasi sebesar Rp 15 ribu terhadap pasien peserta BPJS Kesehatan, yang membutuhkan surat keterangan sakit.

Seperti dikeluhkan Sugiharto Sitepu (26), peserta BPJS Kesehatan Cabang Binjai Nomor Register: 0001769940145, warga Gang Mawar, Desa Padang Berahrang, Kecamatan Selesai, saat ditemui di Kota Binjai, Kamis (29/9/2016).

Menurut pria tersebut, dirinya dimintai uang administrasi sebesar Rp 15 ribu oleh salah seorang petugas Puskesmas Kecamatan Selesai, saat meminta surat keterangan sakit, usai menjalani pengobatan penyakit flu yang dideritanya.

Dalam hal ini, imbuh Sugiharto. Surat keterangan sakit itu, rencananya akan dilampiran dalam surat izin tidak masuk kerja selama dua hari, yakni pada 28 dan 29 September 2016.

“Terus terang saya kaget. Sebab sepengetahuan saya, biaya pelayanan peserta BPJS untuk hal seperti ini, biasanya gratis. Bahkan kebijakan serupa juga berlaku di daerah lain,” serunya.

Lebih anehnya lagi, sambung Sugiharto. Petugas Puskesmas Selesai, menyatakan biaya administrasi tersebut resmi, karena telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Langkat.

“Bagi saya, Perda yang mereka maksudkan itu cuma akal-akalan saja. Sebab sewaktu saya hubungi pihak BPJS Kesehatan, mereka pun menyatakan biaya seperti itu sudah digratiskan,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat, dr Sadikun, saat dihubungi via sambungan telepon seluler, tidak mengangkat teleponnya. Bahkan pesan singkat yang dilayangkan, tidak pula mendapat balasan. (han)

Loading...