Volume Ekspor Sumut ke Amerika 5% Dari Total Ekspor Sumut

136

INDONESIA AMERIKAM24.co-MEDAN
Gubernur Sumatera Utara menerima kunjungan perkenalan Juha P Salin sebagai Konsul Jenderal Amerika Serikat yang baru bertugas di Medan. Juga didampingi Deputi Konsul Tamra H Greig dan staf Rachma Jaurinata.

Diterangkan Gubsu, Januari sampai Mei tahun 2016 tercatat ekspor Sumut ke negeri Paman Sam senilai US$ 337,86 juta. Sedangkan nilai impor dari AS ke Sumut periode yang sama senilai US$ 86,54 juta. Sebagian besar produk ekspor adalah hasil perkebunan, industri pengolahan, produk hasil laut dan pertambangan. Sedangkan produk impor sebagian besar adalah produk barang modal dan bahan penolong industri.

“Jika dilihat secara umum, volume ekspor Sumut ke Amerika berkisar 5% dari total ekspor Sumut. Dimana total nilai ekspor Sumut pada tahun 2014 tercatat US$ 9,36 milyar dan pada tahun 2015 tercatat menurun menjadi US$ 7,75 milyar,” katanya diruang kerjanya didampingi Assisten Ekbang Binsar Situmorang, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Alwin Sitorus, Kepala Biro Otda Jimmy P Pasaribu dan Sekretaris Dinas Kominfo M Ayub.

Gubsu mengucapakan selamat bertugas kepada Konjen AS Juha P Salin. “Saya berharap hubungan ekonomi dan kerjasama lainnya semakin erat dan ditingkatkan pada masa kepemimpinan Juha P Salin. Dalam waktu dekat kami akan menjelaskan berbagai hal seputar potensi Sumatera Utara,” ujarnya.

Dia juga mengungkapkan harapannya agar Amerika Serikat bisa berinvestasi di Sumatera Utara mengingat daerah ini memiliki potensi yang cukup baik. “Di Sumatera Utara ada empat kawasan strategis nasionl, Sumut ke depannya diproyeksikan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di luar Jawa,” kata Gubernur.

Menanggapi hal tersebut, Konjen menanyakan langkah-langkah yang diambil Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam gerakan anti korupsi. “Gerakan anti korupsi ini penting karena dilihat oleh calon investor,” kata Juha.

Menjawab pertanyaan tersebut, Gubsu menjelaskan bahwa pihaknya memilki program pemberantasan korupsi terintegrasi di jajaran Pemerintah Sumatera Utara bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Melalui program dimaksud, Pemprovsu didampingi KPK terus melakukan berbagai langkah perubahan untuk mewujudkan tatakelola pemerintahan yang baik di Sumatera Utara,” pungkas Gubsu. (red)

Loading...