Warga Sari Rejo Siap Pertahankan Tanahnya

161

FORMASM24.co-MEDAN
Warga Sari Rejo mengatakan siap mati-matian mempertahankan tanah yang telah mereka diami selama puluhan tahun. Hal itu setelah tanah seluas 260 hektar di Kelurahan Sari Rejo, Medan Polonia, terus jadi perebutan antarawarga dan TNI AU. Buntutnya, ratusan warga Sari Rejo menggelar aksi di tengah jalan dan melakukan bakar ban.

Menurut Wakil Ketua Forum Masyarakat Sari Rejo (Formas), Moses Sihotang, dirinya dan warga siap mati untuk mempertahankan haknya. Apalagi, mereka sudah puluhan tahun tinggal di Sari Rejo.

“Mati pun kami sudah siap. Nenek moyang kami sudah mendiami tanah di sini berpuluh-puluh tahun,” kata Moses diamini ratusan warga, Rabu (3/8).

Moses mengatakan, ada 5.600 kepala keluarga (KK) yang mendiami Kelurahan Sari Rejo atau sekitar 36.000 jiwa. “Bayangkan berapa banyak warga di sini. Kami sebenarnya enggak mau ribut kalau enggak diributi,” kata Moses.

Di lokasi aksi, warga terus teriak-teriak meminta TNI AU mencabut spanduk yang didirikan di atas tanah warga. Spanduk itu berisikan mohon doa restu pembangunan rumah susun dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bekerjasama dengan Kementrian Pertahanan. (red)

Loading...