Desak Panglima Adili Anggota TNI AU Penganiayaan Wartawan

346

41050 (1)M24.CO – TEBING TINGGI – Aksi brutal prajurit TNI AU kepada sejumlah wartawan di Medan, kemarin, saat meliput aksi demontrasi warga Kelurahan Sari Rejo dikecam wartawan Tebing Tinggi. Siang ini, Selasa (16/8) sejumlah wartawan  di Tebing Tinggi melakukan aksi unjuk rasa di Bundaran Jalan Sutomo Kota Tebing Tinggi. Mereka mengutuk dan meminta Panglima TNI menuntaskan penganiayaan yang dilakukan prajurit TNI AU.

Sani Abdullah dan Omryn Silalahi dalam orasi menyatakan mengutuk keras perbuatan oknum prajurit TNI AU yang menunjukkan perilaku arogan dengan menganiaya beberapa wartawan. Padahal pada kejadian sengketa lahan itu para wartawan melaksanakan tugas peliputan sehingga tidak ikut terlibat atau interpensi.

“Kami wartawan Kota Tebing Tinggi mengutuk keras perilaku arogan prajurit TNI AU itu. Teman kami wartawan itu tidak ada interpensi tapi sedang melaksanakan tugas peliputan kejadian sengketa tanah itu. Jadi kami mendesak supaya Panglima TNI mengusut tuntas sekaligus menindak tegas para prajurit TNI AU itu”. Ujar Sani dan Omryn sembari mengajak para wartawan lainnya sembari mengumpulkan peralatan liputan seperti kamera dan meletakkan diatas badan jalan.

Sementara itu Narasehat Ketua PWI Kota Tebing Tinggi meminta aparat penegak hukum supaya tidak bertindak kasar dan menghargai pekerjaan wartawan karena dalam kejadian penganiayaan dilakukan prajurit TNI AU bahwa wartawan melakukan peliputan sengketa tanah tersebut. Ujarnya. (Nal)

Loading...