Waspada!!! Permen Jari Diduga Terkontaminasi Narkotika

498

permen-narkobaM24.CO|MEDAN
Para orangtua diharapkan lebih serius memperhatikan anaknya terhadap jajanan anak-anak, terkait peredaran permen jari yang diduga terkontaminasi narkotika.

Humas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut menjelaskan pihaknya belum ada menemukan peredaran narkoba yang dikemas dalam permen (bombon) di Medan, Sumatera Utara.

“Ini menjadi pengawasan kita ke depannya agar lebih memantau peredaran narkoba dengan berbagai modus, tapi untuk permen belum ada temuan,” kata AKBP S Sinuhaji Humas BNNP Sumut, kepada fokusmedan.com, Jumat pagi.

Terpisah, Kasat Narkoba Polrestabes Medan Kompol Boy J Situmorang juga meminta agar masyarakat yang mengetahui informasi adanya peredaran permen yang terkontaminasi narkotika untuk segera menghubungi pihak berwajib. “Informasinya di mana, segera laporkan,” ujarnya singkat.

Diketahui, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sedang melakukan uji laboratorium terhadap permen jari yang diduga mengandung narkoba dan telah beredar di masyarakat.

Berdasarkan data dari Biro Hukum dan Humas Badan POM yang diterima di Jakarta, informasi mengenai produk permen jari mengandung narkoba ini berasal dari laporan masyarakat kepada Puskesmas di Ciledug bahwa anaknya tidur selama lima jam setelah mengonsumsi permen tersebut.

BPOM telah memeriksa PT. Rizky Abadi Jaya Anugerah selaku importir makanan ringan berjenis permen jari. Dari data BPOM, produk permen jari terdaftar sebagai produk permen aneka warna dengan nomor izin edar BPOMRI ML 824409085492 dengan importir PT Rizky Abadi Jaya Anugerah Jakarta Utara. Dari data BPOM, importasi permen jari dilakukan melalui Jakarta dan Medan pada tahun 2016. (red)

Loading...