Waspadai Investasi di Sumut, OJK Berencana Bentuk Satgas

178

OJKM24.co-MEDAN
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana membentuk Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi di Sumatera Utara. Ketua OJK Regional 5 Ahmad Soekro menjelaskan, pembentukan satgas tersebut merupakan program OJK di seluruh Indonesia sebagai tindak lanjut nota kesepahaman OJK pusat dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Hal itu dissampaikannya saat beraudiensi dengan Gubsu di kediaman dinas Gubsu, Senin (8/8).

Menurutnya, Kemeterian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Kejaksaan, Kepolisian RI, serta Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk memperkuat kerja sama dalam Satgas Waspada Investasi ini. Tugas satgas ini mencegah dan menangani maraknya tawaran dan praktek investasi ilegal.

Nota Kesepakatan tentang Koordinasi Pencegahan dan Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi ditandatangani oleh pimpinan atau perwakilan dari tujuh kementerian dan instansi itu di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (21/6/2016).

Setelah menyepakati kerja sama dalam mengawasi investsi bodong di Indonesia di pusat, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kemudian menggagas pembentukan satuan tugas (satgas) investasi bodong di daerah. Untuk Sumut diharapka bulan depan, Satgas sudah bisa terbentuk.

Tim Satuan Tugas Waspada Investasi Daerah berfungsi sebagai sarana koordinasi antara Kantor Regional/Kantor Otoritas Jasa Keuangan dengan instansi/dinas di pemerintah daerah terkait. Di Sumut OJK Regional 5 melibatkan akan melibatkan Pemprov sumut, Polda Sumut, Kejaksaan Tinggi Sumut, pemkab/pemko, Dinas Komunikasi dan Informasi, Dinas Koperasi dan UMKM, serta Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumut.

Lebih lanjut, dia menerangkan, nantinya pasca pembentukan satgas waspada investasi, penindakan terhadap pelaporan masyarakat terkait investasi ilegal lebih cepat. Beberapa instansi yang akan terlibat dalam satgas yakni pemprov, Polda Sumut, Kejaksaan Tinggi Sumut, pemkab/pemko, Dinas Komunikasi dan Informasi, Dinas Koperasi dan UMKM, serta Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumut.

Sementara Gubsu Erry Nuradi menyambut baik rencana pembentukan Satgas tersebut.

Gubsu yang turut didampingi Asisten Ekbang Binsar Situmorang, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Alwin Sitorus, Kepala Badan Perijinan Terpadu Bondaharo, Plt Kepala Biro Umum Elida, dan Pj Kadis Kominfo M Ayub, mengatakan dengan semakin maraknya tawaran-tawaran investasi yang sering merugikan masyarakat, maka sudah selayaknya dilakukan upaya untuk pencegahan.

“Banyak masyrakat tidak mengetahui lalu tergiur dengan iming-iming keuntungan besar. Tim ini nantinya diharapkan dapat mencegah praktik investasi bodong beroperasi di tengah masyarakat baik melaui sosialisasi dan upaya-upaya pencegahan lainnya,” kata Gubsu.

Dalam kesempatan itu, Gubsu juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terkecoh dengan tawaran-tawaran investasi yang menggiurkan. “Sebaiknya berhat-hati sebelum memutuskan berinvestasi. Bila perlu konsultasikan kepada OJK melalui layanan konsumennya,” imbuh Gubsu. (red)

Loading...