2 Tahun Warga Datuk Bandar Timur Hirup Debu Jalan

7

TJ BALAI-M24 | Masyarakat Kecamatan Datuk Bandar Timur yang bermukim di sepanjang Jln Anwar Idris dan Jln AMD 60, mengeluhkan, kalau selama 2 tahun menghirup debu jalanan. Hal Tersebut disebabkan truk-truk yang melintas setiap hari membawa bahan material pasir dan tanah, ke lokasi proyek pembuatan tanggul pengendalian banjir.

“Iya bang, setiap harinya ratusan truk bermuatan tanah dan pasir yang lalu lalang melintasi Jln Anwar Idris dan Jln AMD 60 ini,” ujar Deni Sinambela kepada M24, Senin (6/8).

Lebih lanjut dikatakan Deni, karena kondisi jalan rusak parah, maka ketika dilintasi truk bermuatan, debu-debu di jalan itu berterbangan. “Kalau perabotan yang didalam rumah kami hampir 1 incila debunya yang menempel, setiap jam harus selalu disapu,” ujarnya.

Senada, Ismanto, warga lainnya, menambahkan, akibat dari debu yang dihirup setiap hari, mereka merasakan sesak. Seharusnya, kata dia, Pemko Tanjungbalai berinisiatif untuk menyiramnya dengan air yang dibawa dengan mobil. “Kalau di sepanjang jalan itu disiram dengan air, tentunya debunya tidak akan separah ini,” pungkas Ismanto.

Kadis PUPR Tanjungbalai, Mulkan ST, ketika dihubungi melalui selularnya, enggan berkomentar. “Maaf ya bang, saat ini saya lagi tugas keluar kota,” ujarnya menutup telponnya. (surya)

Loading...