Asrama Putri Pesantren Al-Abror Segera Dibangun

3

SIPIROK-M24 | Asrama putri Pesantren Al-Abror di Kec Angkola Selatan, Kab Tapanuli Selatan (Tapsel) segera dibangun. Awal pembangunannya ditandai dengan pelatakan batu pertama oleh Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu, Sabtu.

Menurut Syahrul, asrama puteri yang akan dibangun tersebut memiliki tiga lantai dengan menelan biaya 8 milyar rupaih lebih dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI.

“Cukup lama kita menunggu dan memperjuangkan pembangunan ini. Alhamdulillah wasyukurilah, dengan dibantu teman-teman di Cipta Karya Provinsi akhirnya terwujud,” katanya disambut positif seribuan masyarakat yang hadir.

Menurut dia, membangun sebuah daerah diperlukan sinergitas atau hubungan baik di tingkat provinsi maupun pusat. Karena, kalau hanya mengandalkan APBD saja rasanya susah untuk maju.

“Pemimpin itu harus pro aktif melakukan lobi-lobi dan berpikir visioner atau jauh kedepan. Bukan hanya duduk belakang meja. Rajin turun ke masyarakat. Jangan malu ‘mengemis’ di provinsi maupun pusat, sebab anggaran itu banyak disana.”

Ia menyatakan, bila saja dengan mengandalkan APBD murni kabupaten sulit mengejar ketertinggalan Tapanuli Selatan yang kondisi geografisnya begitu luas, dengan 14 wilayah kecamatan, berbatas.

Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Labuhan Batu, Kabupaten Padang Lawas Utara, Kabupaten Mandailing Natal dan Kota Padangsidimpuan.

“Meski belum memuaskan semua orang, namun dua periode kepemimpinan saya (2010-2015/2016-2021) impian masyarakat daerah ini sejak dahulu kala seperti infrastruktur jalan, jembatan, irigasi, penerangan dan lainnya sudah relatif baik terjasab.”

“Masyarakatlah yang menilainya,” ungkapnya sembari semua itu katanya demi mewujudkan masyarakat Tapanuli Selatan yang sehat cerdas dan sejahtera sesuai visi misinya.

Dengan dibangunnya asrama puteri ini, Syahrul lebih jauh berharap kedepan dari pesantren Al-Abror ini akan lahir pemimpin-pemimpin bangsa yang memiliki intelektualitas berilmu dan agamais.

“Selan itu Angkola Selatan nantinya juga akan lebih populer memiliki ikon pesantren yang lebih refresentatif,”tandasnya.

Sementara, Samsul Qomar, mantan Dirut BUMD Tapanuli Selatan juga sosok ekonom dan politik juga berinfaq dengan menyumbang 50 zak semen untuk percepatan pembangunan asrama puteri itu.

Loading...