BBPJN Uji Coba Pelebaran Jalan Kabanjahe-Berastagi

Satker 03 Kabanjahe ujicoba pelebaran jalan (M24-Sekilap)

KARO-M24 | Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) melalui Satker Wilayah I Medan, lakukan pengorekan tanah di daerah milik jalan (DMJ) sisi jalan nasional jurusan Kabanjahe-Berastagi. Pengorekan yang dimulai depan gudang Bulog dan sekitarnya, Desa Sumbul, Kecamatan Kabanjahe, untuk survei sekaligus mengetahui langsung soal pembebasan lahan.

“Kalau tak ada rintangan, pelebaran jalan akan dilanjutkan 2019 dengan anggaran Rp20 miliar ditampung APBN 2019. Rencana pelebaran jalan sepanjang 2 Km selebar 20 meter plus parit di kiri-kanan jalan,” jelas PPK 03 Kabanjahe, Sri Nanda Hasian Harahap ST, didampingi Korlap PPK 03, Freddy Aziz M Siburian, kepada wartawan, Kamis (4/10).

Menurutnya, pihaknya sudah ujicoba mengorek pada titik lokasi DMJ yang akan diperlebar depan gudang Bulog dan sekitarnya, untuk mengetahui secara langsung sudah bebas atau belum. Apakah lokasi sudah benar-benar bebas atau masih sebatas teori sudah dibebaskan. “Kita tidak mau terulang seperti pelaksanaan pelebaran awal 2017 dengan panjang 2,3 Km dengan anggaran Rp32 miliar APBN 2017. Ternyata, salah satu lokasi di ruas jalan yang terkena pelebaran tidak dapat diperlebar, karena belum dibebaskan pihak Pemkab Karo. Sampai saat ini, di ruas jalan itu sempit dan rawan bahaya,” paparnya.

Loading...

Sebelumnya, Camat Kabanjahe, Frans Leonardo Surbakti SSTP, membenarkan, beberapa lokasi belum terbebaskan di ruas jalan yang akan diperlebar. Penjelasan yang sama juga disampaikan Camat Berastagi, Mirton Ketaren, kalau sejumlah lokasi belum terbebaskan untuk pelebaran di ruas jalan wilayah Kecamatan Berastagi. (sekilap)

Loading...