Berkelahi di Lingkungan Sekolah, 2 Siswa SMA Katolik 1 Kabanjahe Dipecat Tanpa Prosedur

13

KARO-M24 | Dua siswa Kelas X di SMA Katolik 1 Kabanjahe dipecat pihak sekolah, hanya lantaran berkelahi di lingkungan sekolah.

Berdasarkan informasi, kemarin (8/8), dua siswa yang telah dipecat pihak sekolah tersebut, Argunanta Natanael Sinaga, siswa Kelas X IPS 2 dan Yudha Suranta Brahmana, siswa Kelas X IPS 1.

Menurut kedua orangtua siswa yang bertikai, Lamsiar Sinaga (39), warga Jln Irian, Gang Rahmat Kabanjahe dan Juliani br Meliala (34), warga Jalan Mariam Ginting, Simpang Katepul, Kabanjahe, kedua anak mereka diduga dipecat tanpa melalui prosedur.

“Ini pertama kali anak kami berbuat kesalahan, akan tetapi langsung dipecat. Padahal kami belum ada menerima surat teguran atau surat peringatan dari sekolah yang bersangkutan. Kami juga sudah beberapa kali mencoba meminta pengampunan, agar anak kami tetap diberi kesempatan bersekolah, tapi pihak sekolah tetap ngotot memecat anak kami. Ini yang menjadi pertanyaan,” cetus Lamsiar, orangtua Argunanta Natanael Sinaga.

Senada, Juliani br Meliala, orangtua Yudha Suranta Brahmana, mengaku menyayangkan tindakan pihak SMA Katolik 1 Kabanjahe. Ia juga mengakui, jika dirinya sama sekali tidak ada menerima surat teguran atau surat peringatan dari pihak sekolah terkait perbuatan anaknya.

“Yang kami tahu, sekolah seharusnya masih memberikan toleransi jika siswanya melakukan kesalahan, terlebih kesalahan yang dilakukan ini baru pertama kali. Paling tidak ada teguran tertulis sebanyak tiga kali. Kami menilai, pemecatan ini dilakukan tidak sesuai prosedur,” tegasnya.

Kepala SMA Katolik 1 Kabanjahe, Suster Lusianna br Tarigan, saat dikonfirmasi terkesan enggan untuk bertemu dengan para awak media. Padahal, kepala sekolah pindahan Kalimantan yang baru menjabat selama kurang lebih sebulan ini, diketahui berada di dalam ruang kerjanya. Meski demikian, sejumlah guru di sekolah ini menyampaikan, jika suster tersebut sedang sibuk karena akreditasi. (sekilap)

Loading...