Bolos Bahas Baju Dinas, Sekwan DPRD Sumut Tak Bertanggungjawab

Kediaman Sekwan, Erwin Lubis terlihat sepi.

MEDAN-M24 | Sejumlah anggota DPRD Sumut kesal melihat sikap Sekwan DPRD Sumut, H Erwin Lubis, SH MH yang tidak bertanggungjawab dengan jabatannya menjalankan tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi), pasca tidak hadir pada rapat kerja (Raker) tahunan di Prapat, belum lama ini.

“Jadi sia-sia semangat kawan-kawan mempertanyakan masalah baju dinas. Dalam forum hanya terlihat Kasubag dan Kabag. Saya kesal melihat sikapnya,” kata anggota DPRD Sumut, Irwan Amin, Kamis (4/10).

Padahal, raker yang membahas masalah mahalnya harga 6 stell baju dinas pimpinan dan anggota legislatif tahun 2018 dengan pagu Rp2,2 miliar terkesan sia-sia. Erwin malah bolos, yang seharusnya ada bersama anggota dewan dalam setiap persidangan raker.

Loading...

“Ingat, Pak Sekwan yang terhormat, mahalnya harga hingga terindikasi markup baju dinas menyangkut wibawa dan marwah kami serta lembaga DPRD Sumut di mata rakyat. Jangan anggap sepele, ya,” ucapnya dengan nada geram.

Disebutkannya, dalam raker tersebut mereka dengan serius membahas kinerja mantan Kadis Pertamanan Kota Medan itu. Sebagaian dari mereka malah mendesak agar dicopot dari jabatannya, karena dianggap gagal memfasilitasi kegiatan dewan.

Mengetahui ketidak hadiran Erwin Lubis untuk mendampingi Gubsu di Bandar Betsy memperingati Hari Kesaktian Pancasila, tetap tidak dapat menjadi alasan untuk bolos.

“Kapasitas dia (Sekwan, Erwin Lubis) di sana memangnya apa. Paling cuma ngekor dan cari muka sama Gubsu. Nggak sadar fungsinya, atau dia resah dengan skandal baju dinas yang akan diangkat dewan di forum raker. Sehingga menjadi alasan jitu untuk kabur,” cetusnya lagi. (budiman)

Loading...