Butuh 10 miliar, kondisi Kebun Binatang Medan memprihatinkan

31

Bar-Medan | Kondisi Kebun Binatang Medan (KBM) atau Medan Zoo masih memprihatinkan. Untuk menyulap agar setara dengan kebun binatang di Ragunan, Jakarta, pengelola membutuhkan kucuran anggaran hingga Rp10 miliar.

Itu terungkap saat rombongan Komisi C DPRD Medan melakukan kunjungan kerja (kunker) ke kawasan tersebut, Senin (12/3). Kunker ini dipimpin Ketua Komisi C Hendra DS didampingi anggota seperti Kuat Surbakti, Beston Sinaga dan Zulkifli Lubis.

Direktur PD Pembangunan, Putrama Alkhairi yang menyambut kedatangan legistator itu mengatakan, setidaknya butuh bantuan alokasi anggaran sebesar Rp10 miliar untuk bisa menjadikan KBM seperti objek wisata Raguanan Jakarta atau Kebun Binatang Surabaya.

“Dengan anggaran tersebut, kita telah menyiapkan konsep terhadap taman marga satwa/kebun binatang sebagai kawasan terpadu,” katanya.

Menurutnya, melalui pembangunan kawasan terpadu di areal kebun binatang, masyarakat yang berkunjung tak hanya ditawarkan lokasi hiburan, tapi juga tempat bersantai sekaligus melihat beraneka ragam hewan di areal seluas 30 hektar tersebut.

“Dengan kontur lahan yang kami miliki ini, diharapkan bisa menjadi daya tarik bagi pihak ketiga, untuk terlibat dalam mewujudkan lokasi ideal dari kawasan terpadu itu,” sebutnya.

Menyahuti itu, Hendra DS mendukung Pemko Medan untuk melakukan penyertaan modal ke PD Pembangunan, khususnya dalam upaya menjadikan Medan Zoo sebagai objek wisata di Medan.

Dia juga mendorong PD Pembangunan melakukan kerja sama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Medan melalui wisata edukasi.

“Perbanyak promosi ke instansi terkait dan dunia pendidikan, sehingga pihak sekolah dan Dinas Pendidikan dapat mendukung sosialisasi sekaligus menambah pengetahuan bagi pihak sekolah,” ujarnya.

Ditambahkan Kuat Surbakti, PD Pembangunan harus melakukan kajian dan memiliki strategi khusus dalam membenahi kebun binatang. Manajamen PD Pembangunan, harus menjajaki kerja sama dengan pihak investor dan juga penyertaan modal.

“Dalam rangka peningkatan jumlah pengunjung dapat juga didirikan rumah cinderamata oleh-oleh khas UKM Kota Medan. Kita harapkan pengelolaan dapat dilakukan maksimal dan profesional,” tandasnya.

Loading...