Cuaca ekstrim diprediksi terjadi 2 hari kedepan

MEDAN – M24 | BMKG Wilayah Medan mengingatkan warga Sumut waspada terhadap perubahan iklim. Sebab, cuaca ekstrim diprediksi akan terus terjadi hingga 2 hari kedepan, yang berpotensi memunculkan bahaya angin kencang, tanah longsor serta banjir akibat curah hujan.

Kabid Data dan Informasi BMKG, Syahnan mengungkapkan, cuaca ekstrim yang melanda pantai dan lereng Timur Sumatera Utara diperkirakan bertahan 2-3 hari kedepan. “Ada 3 analisa BMKG terkait kejadian banjir, longsor dan angin kencang di Kota Medan serta Sumut,” ucap Syahnan.

Disebutkannya, suhu muka laut di perairan Samudera Hindia dan Selat Malaka masuk katehpri hangat atau 31-32 derajat Celcius. Kemudian anomali SST di Pantai Barat Sumut lebih hangat dari kondisi normalnya. Sehingga mengindikasikan penambahan uap air dan pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah Sumut.

Loading...

Selanjutnya, ada gangguan belokan angin dan konvergensi di Pantai Timur Sumut yang disebabkan adanya pusat tekanan rendah di Laut Cina Selatan yang memicu pertumbuhan awan-awan hujan. “Kecepatan angin di lapisan 850 MB sebesar 05 Knot, di lapisan 700 MB 10 Knot dan lapisan 500 MB sebesar 13 Knot,” terangnya.

Dia mengimbau, masyarakat Sumut yang berada di daerah aliran sungai agar waspada potensi banjir. Sedangkan yang tinggal pada wilayah pegunungan tetap hati-hati musibah longsor. “Untuk yang di perkotaan kita harapkan mewaspadai angin kencang dan genangan air,” jelasnya. (budiman)

Loading...