Demi Menjaga Pencemaran Lingkungan, Puskesmas Tiga Binanga Korek Jamban Untuk Warga

4

Kepala Puskesmas menggali tanah untuk jamban (M24-Sekilap)

KARO-M24 | Demi menjaga lingkungan bersih dan mengantisipasi pencemaran lingkungan, baik aliran sungai serta parit, Kepala Puskesmas, TNI dan Polri, membuat jamban, agar warga di Kecamatan Tiga Binanga tidak buang air besar (BAB) sembarangan.

Kepala Puskesmas Tiga Binanga, Dr Jenda Muli MKM, di sela-sela pengorekan jamban, di salah satu desa di Kecamatan Tiga Binanga, mengatakan, program STOB BAB sembarang tempat di Kecamatan Tigabinanga, implementasi pembuatan jamban warga dilakukan secara swadaya.

“Ada beberapa masyarakat di setiap desa membuang BAB nya ke sungai atau parit. Dan termasuk prilaku itu, sangatlah mencemari lingkungan, sehingga Puskesmas bekerjasama dengan TNI/POLRI untuk mengubah perilaku negatif tersebut,” papar Jenda kepada wartawan, Jumat (14/9).

Jenda menambahkan, program ini sudah hampir 2 tahun dijalankan. Awalnya dari 19 desa dan 1 kelurahan yang ada di Tigabinanga. Masih 4 desa yang masyarakatnya STOP BAB sembarangan. Dan sekarang ini, sudah ada 5 desa yang tidak lagi BAB sembarangan ke sungai. Sehingga sudah 9 desa memahami pentingnya kesadaran akan kesehatan lingkungan.

“Imbauan kami, dengan dibuatnya jamban di setiap rumah tangga, maka masyarakat tidak lagi membuang kotorannya ke sungai. Sehingga tidak terjadi pencemaran lingkungan. Dan ini akan meningkatkan derajat kesehatan di wilayah Kecamatan Tigabinanga,” ucapnya.

Di tempat yang sama, R br Sebayang, salah satu warga sekitar Tiga Binanga, mengatakan, warga sangat memuji apa yang di lakukan pihak pegawai Puskesmas bersama TNI/POLRI tersebut. Karena, setelah dibuat jamban tersebut, semoga warga yang hendak BAB tidak dibuangnya ke sungai lagi. “Kadang-kadang kalau kita lewat dari belakang tetangga baunya pun tidak enak. Jadi sekali lagi buat Kepala Puskesmas dua jempol kami ucapkan,” ucap br Sebayang. (sekilap)

Loading...