Dewan Desak Percepat Pencairan Gaji Tenaga Pelayan

5

MEDAN-M24 | Komis B DPRD Medan mendorong Pemko Medan mempercepat proses pencairan gaji imam masjid, guru magrib mengaji, guru sekolah minggu dan jasa lainnya. Jika kendala lantaran ada data yang kurang lengkap, maka sebaiknya segera diganti.

“Kita prihatin tenaga pelayan seperti imam mesjid, guru magrib mengaji, guru sekolah minggu dan jasa lainnya hingga September ini belum mendapat honor. Kita harapkan bagian sosial menjemput bola perbaikan kelengkapan data penerima,” ujar Ketua Komisi B Rajudin Sagala didampingi Wakil Ketua Komisi Edward Hutabarat pada RDP, Senin (10/9). RDP itu dihadiri pula oleh Kabag Sosial dan Pendidikan Pemko Medan, Ahmad Raja Nasution.

Ditambahkan Rajudin, jika ada data yang tidak valid, seharusnya segera dikonfirmasi ke lurah atau kepala lingkungan. “Kalau masih ada data yang kurang lengkap sebaiknya segera diganti. Jangan gara-gara satu atau dua orang, semua menjadi korban,” terang politisi PKS.

Sedangkan Wakil Ketua Komisi B DPRD Medan Edward Hutabarat mendorong supaya disegerakan pencairan honor. Bagi pihak yang tidak dapat melengkapi berkas sebaiknya diganti saja. “Jangan sampai terjadi Silpa karena ulah seseorang. Ganti saja data yg kurang lengkap, karena masih banyak yang belum kebagian,” urai politisi PDI P itu.

Sementara Kabag Sosial dan Pendidikan Pemko Medan, Ahmad Raja Nasution, menuturkan, kendala proses pencairan secara umum dikarenakan masalah nomor rekening penerima, nomor kontak, data yang berbeda dan lainnya. Saat ini pihaknya sedang merampungkan data pelengkapan berkas.
“Memang jika sampai akhir September ini tidak bisa dilengkapi akan kita tinggal. Sehingga, paling lambat pada pertengahan Oktober sudah dapat cair keseluruhan,” jelas Ahmad Raja didampingi stafnya Tom.

Ditambahkan Ahmad Raja, untuk TA 2018, Pemko Medan telah mengalokasikan dana bantuan sosial sebesar Rp60 miliar. Adapun jumlah penerima bantuan jasa pelayanan tersebut sekitar 18.242 orang di seluruh kota Medan. Dari Rp60 miliar itu, sekitar Rp27 miliar disemester I akan segera dicairkan untuk jasa pelayanan bagi warga Kota Medan. (bar)

Loading...