Dibeber Pihak RSU saat RDP, Klaim Penanganan Pasien Unregister Belum Dibayarkan

4

MEDAN-M24 | Hingga kini, pembayaran untuk penanganan pasien tidak memiliki administrasi kependudukan (Unregister), belum juga dicairkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan. Klaim itu belum dibayar sejak tahun 2016.

Hal itu terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi B DPRD Medan dengan rumah sakit umum (RSU) di Medan penerima pasien unregister yang digelar di ruang Banggar DPRD Medan, Kamis (6/9). Sangat disayangkan, RDP tersebut tidak dihadiri Dinas Kesehatan.

RSU penerima pasien unregister di Medan antara lain RSU dr Pirngadi, RSU Delima, RSU Bunda Thamrin, RSU Mitra Medika, RS Imelda, RS Bhayangkara, RS Bina Kasih dan RS Royal Prima.

Kabid SDM RS Pirngadi Medan, Syamsul Nasution menyebutkan jumlah klaim yang belum dibayarkan pada tahun 2016 mencapai Rp700-an juta. Sedangkan di tahun 2017 mencapai Rp400 juta lebih.
“Jadi total yang belum dicairkan mencapai Rp1 miliar lebih lah pak,” katanya kepada pimpinan RDP, Rajudin Sagala.

Sementara Direktur RSU Delima, dr Desi Samosir menyebutkan jumlah klaim terhadap penanganan pasien unregister berjumlah Rp85 juta.Menurut Desi, pihaknya belum menerima klaim dari Dinas Kesehatan sejak tahun 2017. Padahal, pihaknya sudah melakukan pergantian berkas berulang kali.

Perwakilan RS Mitra Medika, dr Chairul Syahputra menyebut sejak tahun 2016 belum ada pembayaran klaim. Untuk tahun 2017 tunggakan klaim sekitar Rp40 juta.Begitu juga dengan RS Imelda lewat perwakilannya Syahrul. Ia mengaku sejak tahun 2016, Dinkes belum membayar klaim mereka.

Keluhan hampir sama disampaikan Dr Yoman mewakili RS Bhayangkara. Hingga saat ini pihaknya melayani pasien tanpa identitas dengan menggunakan biaya hingga Rp70 juta.
Menurut perwakilan rumah sakit, Dinkes beralasan pencairan terkendala karena menunggu Peraturan Walikota (Perwal).

Untuk itu, tambah politisi PKS tersebut, DPRD Medan mendesak Dinkes segera membayar klaim pihak rumah sakit. “Ini demi peningkatan pelayanan pasien miskin di kota Medan,” tambahnya. (bar)

Loading...