Dikukuhkan Serentak, Anggota Paskibra Dapat Menjadi Generasi Unggul

10

SUMUT-M24 | Pasukan pengibar bendera (Paskibra) dapat menjadi generasi maju dan unggul. Menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta terus berkarya, gigih dan pantang menyerah.

Pesan itu disampaikan Bupati Asahan, Taufan Gama Simatupang, saat pengukuhan anggota Paskibra, di Aula Melati Pemkab Asahan, Rabu (15/8).

“Kalian adalah generasi penerus bangsa. Kepada kalianlah harapan kami kelak. Karena kalian yang nantinya akan menggantikan posisi kami di masa yang akan datang. Jadi teruslah berkarya, teruslah berprestasi,” ungkap Taufan, dalam upacara pengukuhan yang dipimpin Dandim 0208/As, Letkol Arm Suhono.

pengukuhan 58 anggota Paskibra dipimpin Bupati Langkat, H Ngogesa Sitepu SH. Menurut Ngogesa, para Paskibra akan bertugas mengibarkan bendera dan menurunkan bendera (Aubade) pada Upacara Peringatan HUT RI ke-73, Jumat 17 Agustus 2018.

“Selama ini, para Paskibra sebelumnya selalu sukses menjalankan tugasnya hingga tuntas. Untuk itu saya minta kesuksesan juga harus dapat diraih oleh Paskibra tahun ini,” pungkasnya.

Komandon pleton acara pengukuhan Hermasyah Putra (SMK SPP Putra Jaya Stabat), tim pelatih Sertu Suandi (Kodim 0203 Langkat) dan Sertu Joni Iwan Priono (Kodim 0203 Langkat). Total jumlah peserta Paskibra Langkat 60 orang, 2 di antaranya, menjadi perwakilan Langkat untuk Paskibra tingkat Provinsi Sumut.

Di Karo, Dandim 0205/TK, Letkol Inf Taufik Rizal SE, yang mengukuhkan 65 pelajar SMA/SMK sederajat sebagai Paskibra 2018. Terdiri 39 laki laki dan 26 perempuan. Pengukuhan dilakukan di Jambur Pemkab Karo.

Hadir Bupati Karo Terkelin Brahmana SH, Wakil Bupati Karo Cory S Sebayang, Wakil Ketua DPRD Inolia br Ginting dan Sekda Karo Drs Kamperas Terkelin Purba MSi.

Di Tanjungbalai, 65 anggota Paskibra yang dikukuhkan di Pendopo Rumah Dinas Walikota, diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, mengucapkan janji sebagai anggota Paskibra dan mencium bendera merah putih. Sejak 14 Juli 2018 lalu, mereka sudah berlatih di Lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah dan Halaman Kantor Walikota Tanjungbalai.

Walikota Tanjungbalai, HM Syahrial, mengatakan, pengukuhan pasukan pengibar bendera merah putih ini bermakna, Paskibra berjiwa satria, perkataan dan perbuatan bertanggung jawab dan rela berkorban untuk ibu pertiwi.

“Ingat anak-anakku, kerja belum selesai menanti tangan-tangan terpuji dan terampil demi kesejahteraan rakyat,” katanya. (deddy/rudi/herlin/ambon/surya)

Loading...