Dinas PU Dianggap Lalai, Jembatan Titi Dua Sicanang Sudah Bisa Dilintasi

6

BELAWAN-M24 | Kondisi Jembatan Titi Dua Sicanang, Kec Medan Belawan sudah bisa dilintasi kendaraan roda empat, setelah dilakukan pembangunan secara darurat. Arus lalulintas sempat teputus akibat amblasnya jembatan penghubung akses masyarakat dari Kel Belawan Sicanang ke Kel Belawan.

“Kami bersyukur jembatan sudah bisa dilintasi. Jadi aktifitas warga tidak terganggu lagi. Maunya, jembatan ini cepat diperbaiki, dan tidak rusak lagi,” ucap salah seorang warga, Ilyas, Kamis (30/8).

Diharapkannya, Pemko Medan serius dalam melakukan pembenahan serta perbaikan terhadap insfratruktur, seperti jembatan yang selalu digunakan untuk aktifitas warga disana. “Hampir tiga tahun warga selalu was- was, setiap melintas di jembatan ini. Warga sangat berharap pembangunan jembatan yang permanen,” ungkapnya lagi.

Camat Medan Belawan, Ahmad SP mengaku, pihaknya sudah berkordinasi dengan Dinas Pekerja Umum (PU) Kota Medan melakukan penimbunan terhadap bagian jembatan yang longsor. “Dari hari pertama kita kebut pekerjaan agar mobil bisa melintas. Alhamdulillah, sudah bisa dilintasi mobil, ” katanya.

Dia meminta agar warganya bersabar, dan turut membantu dan mengawal pelaksanaan perbaikan jembatan agar sesuai jadwal yang ditentukan.

Amblasnya jembatan titi dua Sicanang, Kel Sicanang, Kec Medan Belawan merupakan kelalaian Dinas PU Kota Medan. Sebab, Pemko Medan tidak melakukan pemantapan terhadap kajian teknis jembatan untuk dilakukan pembenahan.

“Kami sangat menyayangkan insiden ini dan geram terhadap kelalaian dari pemerintah terkait dalam hal ini Dinas PU Medan. Karena ini bukan untuk yang pertama kali terjadi, tapi sudah berulang kali,” kata Wakil Ketua Komisi C DPRD Medan, Mulia Asri Rambe (Bayek), Rabu (29/8).

Seharusnya, lanjut Bayek, Pemko Medan memantapkan kajian teknisnya dalam hala pembenahan. Namun, tak kunjung dilakukan perbaikan sehingga tanah di sekitar jembatan ambruk.

“Dalam pelaksanaan pengerjaannya, Dinas PU punya perencanaan dan kajian yang matang, maka kendala yang terjadi di lapangan takkan pernah ada,” tegasnya.

Diharapkannya, jembatan Sicanang bisa dibangun secara permanen dan kokoh. Karena arus aliran air di sungai Sicanang terbilang deras, terlebih lagi saat air laut pasang (rob) datang.

Ketua PAN Kota Medan, HT Bahrumsyah mengaku, kecewa karenas tidak cepat tanggap terhadap kondisi jembatan. Beruntung tidak memakan korban jiwa. Ini bukti ketidak pedulian dengan kondisi infrastruktur di Medan Utara.

“Sejak tahun 2016, 2017 dan 2018 ini sudah dianggarkan, tapi tidak juga terlaksana pembangunannya. Padahal untuk anggaran 25 persen dana panjar sudah diambil dan saya memprediksi anggaran tersebut akan Silpa,” katanya. (bar/mag-1)

Loading...