DPRD Surakarta Belajar Peningkatan PAD

6

MEDAN-M24 | DPRD Surakarta bersilaturahmi sekaligus mempelajari upaya Pemko Medan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), terutama dari sektor PBB maupun retribusi sampah.

Rombongan yang dipimpin Ketua DPRD Kota Surakarta, Teguh Prakosa diterima langsung oleh Staf Ahli Walikota Bidang Kesejahteraan Masyarakat, Pulungan Harahap di Ruang Rapat I Kantor Balai Kota Medan, Selasa (5/9).

Dipilihnya Kota Medan sebagai tempat kunjungan kerja (Kunker), ibu kota Provinsi Sumatera Utara ini memiliki PAD yang cukup besar yakni Rp2,1 triliun. Tentunya dengan PAD yang cukup besar tersebut dapat mendukung percepatan pembangunan yang dilakukan.

“PAD Kota Surakarta sangat kecil dibandingkan Kota Medan, hanya Rp570 miliar. Oleh karenanya kami sangat tertarik untuk mempelajari bagaimana caranya Pemko Medan meningkatkan PAD, terutama dari sektor PBB dan retribusi sampah. Semua masukan yang kami terima akan menjadi bahan pertimbangan untuk diterapkan di Kota Surakarta,” kata Teguh.

Selanjutnya terang Pulungan, pembangunan Kota Medan dilaksanakandengan visi menjadi kota masa depan yang multikultural, berdaya saing, humanis, sejahtera dan religius. Di samping itu mengusung delapan misi, diantaranya peningkatan percepatan dan perluasan program penanggulangan kemiskinan.

Kemudian, lanjutnya, menyelenggarakan tata ruang kota yang konsisten serta didukung kesetersediaan infrastruktur dan utilitas kota yang semakin modern dan berkelanjutan. Selanjutnya, mendorong peningkatan kesempatan kerja dan pendapatan masyarakat melalui peningkatan taraf pendidikan dan kesehatan masyarakat secara merata dan berkeadilan. Serta mengembangkan Medan sebagai smart city. (adlan)

Loading...