Giliran 2 Papan Reklame di Zona Terlarang Ditumbangkan

5

MEDAN-M24 | Penertiban papan reklame bermasalah terus gencar dilakukan Satpol PP Kota Medan bersama tim gabungan. Jelang Rabu (5/9) dinihari, giliran 2 unit papan reklame berukuran besar di Jln Imam Bonjol, persisnya depan Hotel Danau Toba yang ditumbangkan.

Sebelum dibongkar, pemilik papan reklame yang berada dilokasi sempat menolak dilakukan pembongkaran. Upaya itu tidak digubris, Sekretaris Satpol PP Rahmat Adi Syahputra Harahap yang memimpin pembongkaran langsung memerintahkan anggotanya untuk membongkar kedua papan reklame.

Dua unit mobil crane diturunkan beserta mesin las diturunkan. Kawasan itu pun ditutup sehingga tak satu pun kenderaan yang diperbolehkan melintas. Pembongkaran diawali dengan memotong bando reklame yang melintang dii Jln Imam Bonjol.
Proses pemotongan dilakukan hati-hati, sebab lokasi berdiri papan reklame berdekatan dengan kabel listrik dan telepon.

Itu sebabnya proses pemotongan dilakukan pada pukul 00.00 WIB, namun bando baru berhasil diturunkan sekitar pukul 02.00 WIB. Setelah dilakukan pencincangan menjadi beberapa bagian agar mudah diangkut, tim melanjutkan pemotongan tiang utama papan reklame yang terbuat dari semen.

Rahmat menjelaskan, sebelumnya pemilik papan reklame telah disurati agar membongkar sendiri papan reklame miliknya karena lokasi berdirinya melanggar zona larangan dan Perda No.11/2011 tentang Reklame. “Lantaran tak kunjung dibongkar, makanya malam ini kita lakukan pembongkaran,” kata Rahmat.

Ditegaskannya, pihaknya akan terus melajutkan pembongkaran papan reklame bermasalah baik itu tidak memiliki izin, izin sudah habis maupun berdiri di lokasi zona larangan. Dia pun mengimbau kepada para pemilik papan reklame segera membongkar sendiri papan reklamenya yang bermasalah.

“Bagi pemilik papan reklame yang telah menerima surat dari kita untuk membongkar sendiri papan reklamenya, saya minta segera melaksanakannya. Jika itu tidak dilakukan, maka kitalah yang akan membongkarnya. Sebab, Pemko Medan tidak mentolerir lagi berdirinya papan reklame bermasalh di Kota Medan!” pungkasnya. (adlan)

Loading...