Gubsu Erry resmikan tol MKTT seksi Tanjung Morawa-Parbarakan

30

MEDAN-M24 | Gubernur Sumut, Tengku Erry Nuradi meresmikan jalan Medan Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) seksi I Tanjungmorawa-Parbakaran sepanjang 10,75 KM, Senin (11/6/2018). Keberadaannya sangat penting untuk mengurai kemacetan di pintu tol Tanjung Morawa.

“Selama ini kendaraan baik yang menuju Kualanamu maupun ke Sei Rampah harus terlebih dahulu keluar di pintu tol Tanjung Morawa. Ini menyebabkan kemacetan, dengan adanya seksi I ini, kendaraan dari tol Belmera yang menuju ke Kualanamu ataupun ke tol MKTT tidak perlu keluar lagi di Tanjung Morawa,” kata Gubsu.

Disebutkannya, tol MKTT beberapa waktu lalu diresmikan langsung oleh Presiden Jokowi. Hanya saja, seksi I masih ditunda karena dalam tahap pengerjaan.”Alhamdulillah hari ini, H-4 lebaran sudah dioperasionalkan. Ini kado lebaran untuk kita semua, apalagi tahap awal masih gratis atau bebas biaya,” sebutnya.

Selain dapat mengurangi kemacetan, Erry yakin keberadaan tol ini nantinya akan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Sebab, dengan akses tol biaya logistik pengiriman barang ke pelabuhan menjadi lebih murah dan efektif.
“Semoga operaional tol ini banyak menimbulkan manfaat untuk masyarakat,” jelasnya.

Dalam rangka peningkatan pelayanan pengguna jalan pada arus mudik dan balik lebaran 2018 (Idul Fitri 1439 H), Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Seksi I (Simpang Susun Tanjung Morawa-Simpang Susun Parbarakan) dibuka sebagai jalur fungsional untuk arus mudik/balik lebaran 2018.

Direktur Utama, PT Jasamarga Kualanamu Tol, Agus Suharjanto menyebutkan, pembukaan jalur fungsional ini sekaligus sebagai sosialisasi ke masyarakat sebelum pengoperasian Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Seksi I (SS Tanjung Morawa-SS Parbarakan) dan SS Kemiri sebagai bagian dari Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi.

“Selama masa fungsional PT Jasamarga Kualanamu Tol (JMKT) selaku anak usaha PT Jasa Marga (Persero) belum memungut tarif untuk Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Seksi I (SS Simpang Tanjung Morawa-SS Parbarakan) hingga H+7 lebaran atau tanggal 11-22 Juni 2018,” ujar Agus.

Dijelaskannya, untuk Seksi II-VI (Kualanamu-Parbarakan-Sei Rampah) tetap diberlakukan tarif normal dan pada periode arus mudik 13 – 15 Juni 2018 dan arus balik 18 – 20 Juni 2018 diberlakukan diskon 10% bagi pengguna uang elektronik dengan saldo cukup.

“Jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Seksi I (SS Tanjung Morawa-SS Parbarakan) memiliki panjang total 10,75 km dimana 7,5 Km di antaranya dibangun oleh Pemerintah dan 3,25 Km dibangun oleh PT JMKT,” jelasnya.

Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Seksi I (SS Tanjung Morawa-SS Parbarakan) menghubungkan Jalan Tol Eksisting Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera) dengan Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Seksi II-VI (Kualanamu-Sei Rampah) yang telah beroperasi.

“Jika sudah diresmikan nanti, Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Seksi I-VI akan menjadi akses infrastruktur untuk meningkatkan taraf perekonomian di Pulau Sumatera, khususnya Sumatera Utara,” paparnya.(Rel-Dedi)

Loading...