HBH Parsadaan Siregar, Ajang Kangen-kangenan Masyarakat Tabagsel

JAKARTA-M24 | Parsadaan Siregar, Boru Dohot Babere (PSBB) menggelar acara halal bil halal (HBH), di Sekolah Islam Modern Al Jannah, Cibubur, Minggu (22/7). HBH Parsadaan Siregar ini menjadi ajang silaturahim dan kangen-kangenan bagi masyarakat dari beragam marga yang berasal dari wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), yang menetap di Jakarta dan sekitarnya.

Sekitar 1.500 orang dari Jakarta, Tangerang, Depok, Bogor, Bekasi, berbaur menjadi satu kesatuan dalam ber Halal bi Halal. Ada juga beberapa keluarga yang datang dari Lampung, Bandung, Padangsidimpuan dan Medan.
Dalam acara bertema; “Marluhut Pasada Roha Pasambu Lungun Marga Siregar, Boru Dohot Baberena” ini ditandai dengan Tortor Raja Raja, Tortor Inanta Soripada, Tortor Naposo Nauli Bulung, Tarian Kreasi Anak Muda Siregar, dan Hiburan lainnya.
Dalam acara yang khidmat, meriah, penuh keakraban dan nuansa silatirahim ini tergambar semangat kebersamaan sebagai suku Batak Angkola, Mandailing yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya.

“Dengan berkumpul seperti ini, dari kami masyarakat Tabagsel, Sumut, jelas terlihat semangat ingin menunjukkan bahwa kami adalah orang Batak yang selalu memegang teguh nilai-nilai adat istiadat, budaya dalam kerangka kesatuan Republik Indonesia,” kata Presiden Parsadaan Siregar Dunia, M Yusuf Siregar di sela-sela acara.

Loading...

Tampak hadir dalam HBH ini tokoh-tokoh asal Tabagsel dari beragam marga seperti mantan Kepala BIN RI Letjen (Purn) Syamsir Siregar, mantan Sekjen Departemen Keuangan Dr Mulya Nasution, Mayjen (Purn) Riswandi Siregar, Brigjen Pol (Purn) Djaffar Siregar, Dr Mulia Effendi Siregar, Prof Dr Iskandar Zulkarnain Siregar, Mayjend (Purn) Dahler Tanjung, Ir Muslimin Siregar MM, Hamsir Siregar, dan masih banyak lagi.

Kepala Humas HBH PSBB, Kahfi Siregar, menambahkan, selain dihadiri masyarakat bermarga Siregar, HBH ini dihadiri saudara-saudara asal Tabagsel bermarga Harahap, Pohan, Nasution, Lubis, Daulay, Hasibuan, Pulungan, Dalimunthe, Rangkuti, dan lain-lain.
“Walaupun dari beragam marga, kami orang Tabagsel selalu kompak dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan dalam suka dan duka,” ujarnya. (ril/donny/zia)

Loading...