Hidup Bersama Istri dan Anak Yang Lumpuh, Basir Berharap Belas Kasihan Warga

14

PADANGSIDIMPUAN-M24 | Basir Siagian, kakek berusia 93 tahun, tinggal bersama dengan istrinya, Lamsina Sinaga (85) dan seorang anaknya, Mardani Siagian, yang menderita penyakit lumpuh total dan jantung.

Raut wajah Basir terlihat murung ketika dijumpai di rumahnya, di Lingkungan 1, Gang A Lubis, Kelurahan Sitamiang, Kecamatan Padangsidimpuan, Kota Padangsidimpuan. Tangan kurusnya terlihat memegang kursi tempat dia duduk. Kulit keriputnya langsung terlihat ketika masuk ke dalam rumah. Sejak beberapa tahun lalu, dia sudah tidak bisa lagi berdiri dan berjalan, karena dia mengalami penyakit lumpuh.

Di samping tempat duduknya terlihat Lamsina Sinaga. Perempuan yang setia mendampingi hingga saat ini. Tidak jauh berbeda dengan kondisi yang dirasakan oleh Basir, Lamsia ternyata mengidap penyakit jantung. Di rumah semi permanen itu, juga nampak Mardani Siagian (50) anak Basir. Laki-laki yang belum mempunyai istri itu, ternyata menderita penyakit lumpuh dan sulit berkomunikasi dengan masyarakat.

Keterbelakangan itu membuat Mardani menjadi seorang peminta-minta, untuk menghidupi kedua orangtuanya yang terkena penyakit. Tak heran, kondisi rumah mereka terlihat berantakan. Bagaimana tidak, untuk membersihkan rumah itu, mereka mengharapkan belas kasihan dari warga yang ada di lingkungan. Ironisnya, untuk buang air kecil dan besar ke kamar mandi, Basir dan istrinya tidak sanggup, sehingga mereka terpaksa mengeluarkannya di tempat duduk.

“Kami hanya mengharapkan rejeki dari Mardani,” ujar Basir.

Diungkapkannya, untuk memasak, dia bahu membahu bersama istrinya, karena Mardani tidak ada di rumah. (zia)

Loading...