Hujan Disertai Angin Kencang Rugikan Petani Palawija

PANCURBATU-M24 | Hujan dan angin kencang yang menerpa Kecamatan Pancurbatu sekitarnya, sebulan belakangan, membuat sejumlah tanaman palawija warga rusak. Akibatnya, petani rugi hingga puluhan juta rupiah.

Sejumlah petani palawija kepada M24, Kamis (26/7) siang, menyebutkan, kondisi cuaca tersebut mengganggu hasil panen mereka. Seperti yang disebutkan, Yusuf, salah seorang di antara petani tersebut. “Sebulan ini memang kondisi cuaca kurang menguntungkan, hujan dan angin kencang. Ini berdampak pada gugurnya bunga, karena panas terik di siang dan hujan deras di sore hingga malam hari,” sebut Yusuf.

Menurutnya, bukan hanya gugur bunga dan buah, tanamannya juga banyak yang tumbang dan patah. “Jagung, ubi kayu dan tanaman muda lainnya. Kolam ikan juga luber dan sebagian ikan raib. Rugi puluhan jutalah. Mana pupuk mahal, belum lagi harga jual menurun. Kami hanya berdoa agar cuaca kembali normal lah,” harap Yusuf, diamini petani lainnya.

Loading...

Sekcam Pancurbatu, W Karokaro SE, kepada M24, mengatakan, agar para petani lebih bersabar. “Kita wajib bersabar, ini kejadian alam. Mudah-mudahan dalam waktu dekat normal kondisi cuaca ini. Yang jelas tetap berusaha, Tuhan akan beri kita yang terbaik,” katanya.

Selain di kawasan Kecamatan Pancurbatu, kondisi sama juga terjadi di wilayah Kecamatan Sibolangit, Kutalimbaru, Namorambe dan sekitarnya. Namun kondisi cuaca buruk, aktifitas warga di areal perladangan terlihat terus berlangsung. Serta hasil pertanian di pasar tradisional belum mengalami kesulitan, mendapatkan hasil palawija tersebut. (edi)

Loading...