Kajari Sergai Musnahkan Barang Bukti Dari 259 Perkara

SEI RAMPAH-M24 | Kepala Kejaksaan Negeri Serdangbedagai (Kajari Sergai), Jabalnur SH MH, mengakui, kasus Narkoba setiap tahun meningkat.

Hal itu diungkapkan Jabalnur saat pemusnahan barang bukti dari 259 perkara, di antaranya perkara terbesar Narkoba, mencapai 257 perkara.

Dari kasus Narkoba, sebanyak 312,61 gram sabu, 854,46 gram ganja dan 62,96 pil ekstasi dimusnahkan dengan cara diblender. Sedangkan tiga unit mesin jekpot dan barang bukti lainnya, dimusnahkan dengan cara dibakar, di halaman Kejari, Jumat (20/7).

Loading...

Jabalnur yang ketika itu didampingi Kapolres Sergai, AKBP Juliarman Pasaribu dan Kepala BNNK Sergai, Drs Adlin Tambunan, mengatakan, pemusnahan barang bukti tersebut, sudah ada ketentuan hukum tetap, sehiingga harus dimusnahkan.

“Pemusnahan barang bukti dari 259 perkara, sebanyak 90 persen perkara Narkoba paling meningkat dan setiap tahun meningkat. Untuk barang bukti ini, pihak Kejaksaan tetap melakukan pengawasan, agar tidak disalahgunakan. Kita tetap imbau masayarat, agar menjahui Narkoba. Dan bagi tersangka bandar narkoba, saya juga tidak kasi longgar dalam hukuman. Terbukti, kita lakukan banding kepada salah satu terpidana Narkoba tangkapan BNN Pusat, yang dihukum seumur hidup. Dan upaya kita menjadi hukuman mati,” papar Jabalnur kepada M24.

Kasi Barang Bukti Kejari, Tulus, mengatakan, total barang bukti sabu awalnya 5 ons, disisihkan guna penyelidikan kepolisian sebanyak 211,44 gram. Begitu juga dengan ganja sebanyak 31,9 Kg, disisihkan untuk penyelidikan sebanyak 31,057,20 gram. Dan barang bukti jenis obat-obatan 3,7 ons disisihkan sebanyak 304,84 gram. Dan perkara tindak pidana umum, ada bahan peledak bom rakitan serta 3 unit mesin dingdong.

Sementara itu, Kapolres Sergai, AKBP Juliarman Pasaribu, mengingatkan kepada para pelaku Narkoba, akan diambil tindakan tegas. Terutama bandar. “Jadi saya juga mengimbau kepada masyarakat, jangan coba-coba menyalahgunakan Narkoba,: tegasnya. (darmawan)

Loading...