Kantor Balai POM Tj Balai Diresmikan, Denny: Pelaku Usaha Jangan Produksi Makanan Asal-Asalan

10

TJ BALAI-M24 | Walikota Tanjungbalai, HM Syahrial SH MH, meresmikan Kantor Loka Pengawasan Obat Obatan dan Makanan (POM), di Jln Sudirman, Rabu (12/9).

Peresmian kantor di Km-4, Lingkungan VII, Kelurahan Pantai Johor, Kecamatan Datuk Bandar tersebut, dihadiri pihak kepolisian Tanjungbalai dan Asahan, kejaksaan, pengadilan, dinas kesehatan dan jajaran Balai POM.

Kepala Kantor Loka POM Tanjungbalai, Denny Shabarta Purba SSi Apt, mengatakan, peresmian kantor sebenarnya dilakukan 14 Agustus 2018, serentak di seluruh Indonesia. Tetapi karena beberapa hal, maka Kantor Loka POM Tanjungbalai didirikan sekarang. Tujuannya melakukan pengawasan obat-obatan dan makanan kadaluarsa dan membantu melindungi kesehatan masyarakat.

“Pelaku pelaku usaha jangan coba memproduksi makanan asal-asalan. Kita tetap melakukan pengawasan makanan dan obat-obatan, sehingga tugas pokok dari POM berjalan baik,” ungkap Denny.

Denny mengaku, pihaknya minta dukungan dari walikota Tanjungbalai, agar pengawasan dan tupoksi yang dilakukan berjalan sebagaimana mestinya. “Wilayah kerja Labuhan Batu Utara, Labuhan Batu, Rantau Prapat, Tanjungbalai dan Asahan,” ujarnya.

Kepala Kantor Balai POM Provsu, Yulius S Tarigan, mengatakan, saat ini penyakit tren yang luar biasa yaitu kanker dan gagal ginjal. Bila lima tahun ke depan tidak dilakukan sesuatu, maka dana negara di BPJS akan vailid. Untuk mengatasi hal tersebut, maka Loka POM melakukan pengawasan, termasuk jajanan anak-anak di sekolah. Sehingga pelaku usaha akan menyediakan makanan yang baik buat masyarakat.

“Harus ada target makanan yang dilakukan pengawasan Loka POM masuk ke makanan tradisional menuju ke internasional. Semua niat dan itikad baik harus dilakukan pula dengan baik dan pasti diberkahi tuhan,” jelasnya.

Anggota DPRD Tanjungbalai, Nessy Arinati Sirait, mengaku, bersama Pemko Tanjungbalai telah menganggarkan limbah sampah, dengan dana APBD yang dikelola swadaya. Tetapi harus diutamakan pengawasan dari POM, termasuk makanan dan obat-obatan. “Semoga dengan diresmikannya kantor Loka POM Tanjungbalai, pengawasan lebih ketat dan berjalan baik. DPRD menyambut baik didirikannya kantor di sini,” ucapnya.

Sebelumnya, Walikota Tj Balai, HM Syahrial SH MH, mengatakan, Pemko akan bekerjasama dengan Loka POM Tanjungbalai, agar pengawasan di lapangan berjalan baik. Sedangkan untuk TKI yang akan dideportasi dari Malaysia ke Indonesia, Pelabuhan Teluk Nibung akan menampung 130 pekerja dari berbagai daerah. Sehingga semua ini harus ada pengawasan melalui dinas terkait. (ambon)

Loading...