Kunjungi Yonzipur I/DD, Pangdam I/BB: Prajurit Jangan Arogan

5

MEDAN-M24 | Pangdam I/BB Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah mengingatkan para prajurit Kodam I/BB tidak arogan kepada masyarakat. Karena prajurit harus melaksanakan tugas dengan penuh kehormatan.

Demikian diungkapkan jenderal bintang dua tersebut ketika melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Yonzipur I/DD di Jln Kapten Muslim, Medan, Senin (3/9). Kedatangan Pangdam I/BB disambut oleh Danyonzipur I/DD Letkol Czi Rielman Yudha.

“Saya ingin mengenal lebih jauh tentang satuan-satuan di jajaran saya, sekaligus mengenalkan diri saya dan keluarga. Ini pertama kali kunjungan saya,” katanya.

Mantan Kapuspen TNI ini juga mengingatkan para prajurit harus sadar siapa dirinya. Menurutnya, prajurit dibentuk untuk melaksanakan tugas mulia. Di antaranya menjaga masyarakat dan kedaulatan negara serta mempertahankan wilayah. Dalam kondisi aman, sambung Pangdam I/BB, misalnya ada bencana pasti tentara yang turun karena kesiapannya. “Tugas-tugas mulia itu harus dilakukan dengan penuh kehormatan,” sebutnya.

Oleh sebab itu, kata mantan Kadispenad ini, banyak hal harus dilakukan prajurit Kodam I/BB. Beberapa di antaranya menjaga hubungan baik dengan Polri, Pemda dan unsur lainnya. Kehidupan internal TNI sesama TNI juga harus dijaga dengan baik.

“Hubungan keluarganya juga. Karena apa yang akan kita lakukan ke luar, semua dimulai dari rumah. Kalau rumah sudah rukun aman, damai dan tentram, maka langkah pertama dia ke luar selalui mulai dengan amanah,” tegas mantan ajudan Wapres Boediono itu.

Selain itu, Pangdam I/BB juga menekankan para prajuritnya tidak melakukan pelanggaran. Karena saat ini, TNI merupakan institusi yang paling dipercayai oleh publik. Maka dari itu, prajurit harus bisa menjaga kepercayaan dari masyarakat tersebut. Jangan arogan terhadap masyarakat.

“Dari survei terbaru, tingkat kepercayaan publik pada TNI itu sekitar 75 persen. Itu yang tertinggi. Makanya saya tekankan kalian jangan salah langkah. Jangan lukai hati rakyat. Jalankan tugas dengan¬† penuh rasa tanggung jawab,” pungkasnya. (bar)

Loading...