Mantan Bendahara Bansos Beber Korupsi, Pemkab Sergai Respons Nyanyian Joko

Kadis Kominfo beri keterangan

SEI RAMPAH-M24 | Pemkab Sergai merespons soal ‘nyanyian’ Joko Suriadi alias Joko ke pengacara Hotman Paris Hutapea, soal penyelewengan dana Bantuan Sosial (Bansos) Kab Sergai. Pemkab Sergai menunggu proses hukum terkait soal viralnya laporan tersebut.

Bupati Sergai, Soekirman melalui Kadis Kominfo, Ikhsan AP menggelar siaran pers di aula T. Rijal Nurdin, Senin (1/10). Menurut Ikhsan, Wakil Bupati (Wabup) sudah menggelar rapat memerintahkan inspektorat, Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk kembali mengecek pemberkasan.

Terkait tindakan Joko berangkat ke Jakarta dan menemui Hotman Paris, Ikhsan AP menjelaskan jika itu tidak dalam kedinasan. Begitu juga dengan langkah Joko memberikan laporan keuangan negara, merupakan bersifat pribadi.
“Terlepas benar atau salah laporan itu, Pemkab Sergai tetap menghormati proses hukum dan tetap menunggu hasil lanjutannya,” bebernya.

Loading...

Ikhsan tak mau memberi keterangan lebih jauh menyoal tindakan Joko yang menemui Hotman Paris ada kepentingan politis. “Untuk hal itu saya tidak bisa memberikan keterangan lanjut karena kita fokus ke video Joko,” ucapnya lagi.

Disebutkan Ikhsan, Joko Suriadi benar merupakan aparatur sipil negara (ASN) di Pemkab Sergai. Joko bertugas sejak tahun 2007 sampai saat ini. Terakhir, Joko bertugas sebagai staf di kantor Kel Melati, Kec Perbaungan.

Sebelumnya, saat Joko menjabat sebagai Bendahara Pengeluaran di BPKAD Sergai pada tahun 2009 hingga 2011, masa itu dipimpin Bupati Sergai HT Erry Nuradi dan Kepala BPKAD, Agus Tripriyono.

Selama menjabat bendarah, harta kekayaan Joko mendadak melimpah. Tak ayal, Joko digelari sebagai ‘Gayus Tambunan Sergai’. Kemudian pada tahun 2011, BKD memindahkan Joko ke Kec Silindak. Selama di Silindak, Joko tidak pernah masuk kantor. Di tahun 2012, dikeluarkan sanksi pertama penurunan pangkat satu tingkat, dari IIIA, ke IID. Kemudian menunda kenaikan gaji berkala selama satu tahun, dan kembali penurunan pangkat satu tingkat selama 3 tahun. (darmawan)

Loading...