Membuka cakrawala berfikir anak

Pakpak Bharat РM24 | Efek yang dirasakan dengan Gerakan Nasional Membaca Buku (Gernas Baku) membuka cakrawala berfikir bagi si anak. Tidak hanya itu, tetapi juga meningkatkan intensitas kedekatan emosional orangtua dan anak.

Hal itu diungkapkan Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolanda Berutu, dalam gelaran nonton bareng Gernas Baku, sekaligus memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), di Gedung Bale Sada Arih, Kompleks Perkantoran Panorama Indah Sindeka, Salak, Rabu (2/5).

Film yang diputar merupakan film dokumenter berdurasi 15 menit 29 detik, berisi kegiatan Gernas Baku di lingkungan PAUD, TK dan beberapa lokasi se-Kabupaten Pakpak Bharat.

Loading...

Juga berisi pendapat masyarakat tentang pentingnya Gernas Baku, yang merupakan gerakan mendukung inisiatif dan peran keluarga Indonesia.

Utamanya dalam meningkatkan minat baca anak melalui pembiasaan di rumah, di lembaga PAUD dan masyarakat.

Selain mengingatkan tentang pilihan buku bermanfaat untuk dibacakan kepada putera-puterinya, Remigo juga minta gerakan ini tidak berhenti sesaat. Tetap dilakukan terus menerus, sampai kapanpun.

“Banyak strategi untuk semakin menggalakkan Gernas Baku ini, semisal secara kontinyu mengundang para orangtua membacakan buku di sekolah-sekolah,” ujarnya.

Remigo juga menginginkan, sejalan dengan momentum Gernas Baku ini, semakin terjalin hubungan erat antara orangtua dengan guru. “Ini berdampak pada kualitas pendidikan kita. Kalau perlu dilibatkan pihak desa, menghadirkan perpustakaan di desa-desa,” imbuh Remigo.

Dukungan senada juga disampaikan Bunda PAUD, Dewi Remigo, menegaskan pentingnya kolaborasi kemajuan pendidikan dengan penguatan kebudayaan.

“Luangkanlah waktu bagi para orangtua dengan membacakan buku paling tidak 5 menit dan dilakukan minimal tiga kali seminggu. Ini akan berdampak positif dan sangat berharga. Tidak hanya untuk pembentukan karakter anak, tetapi juga menjalin kasih sayang serta rasa percaya diri anak,” tandasnya. (ibon)

Loading...